Surabaya (24/7). Jajaran DPW LDII Jawa Timur bersilaturahim dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di Kantor MUI, Surabaya, pada Rabu (22/7/2026). Pertemuan itu menjadi momentum menghidupkan kembali kerja sama yang sempat terhenti sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang lingkungan, wawasan kebangsaan, dan keagamaan.
“Sinergi antara LDII dan MUI telah terjalin sejak lama. Kerja sama tersebut diawali dengan gerakan penghijauan yang dilaksanakan di sejumlah daerah binaan MUI,” ungkap Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi.
Ia menjelaskan, program tersebut dapat diaktifkan kembali, sebagai upaya memperkuat kontribusi kedua lembaga bagi masyarakat, “Kerja sama kami dengan MUI diawali melalui program penghijauan. Kami berharap program itu dapat diaktifkan kembali karena manfaatnya telah dirasakan masyarakat,” katanya.
Amrodji menerangkan ingin menghidupkan kembali program penghijauan. Ia menjelaskan LDII mengusulkan perluasan kerja sama di bidang wawasan kebangsaan dan keagamaan, “Kami berharap MUI dapat memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan keagamaan dalam pengajian-pengajian LDII maupun pondok pesantren kami. Dengan demikian, kerja sama yang selama ini terjalin tidak hanya kembali berjalan, tetapi juga berkembang untuk memperkuat pembinaan umat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DPW LDII akan mendorong DPD LDII di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk menjalin komunikasi dan bersilaturahim dengan MUI di daerah masing-masing. Langkah itu diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan kerja sama, baik melalui pengaktifan kembali program penghijauan maupun pengembangan kolaborasi sesuai kebutuhan daerah.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Jawa Timur, Kiai Abd. Halim Soebahar menyambut baik silaturahim tersebut. Ia menjelaskan, hubungan baik ini merupakan modal penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Di MUI ada komisi-komisi yang menangani berbagai bidang. Kerja sama yang dibangun hari ini bisa ditindaklanjuti melalui komisi sesuai dengan programnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Halim. berharap komunikasi antara MUI dan LDII terus berlanjut hingga tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, kolaborasi kedua lembaga dapat semakin memperkuat pembinaan keagamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.














