Timika (14/9). Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka Kantor Kemenhaj Mimika untuk memperkuat pelayanan dan pembinaan masyarakat di wilayah tersebut. Peresmian Kantor Kemenhaj di wilayah tersebut, dilaksanakan oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, di Timika, Papua Tengah, pada Selasa (1/9/2026).
Wakil Bupati Emanuel Kemong mengapresiasi kehadiran Kemenhaj di Kabupaten Mimika. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mimika atas komunikasi dan koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik. “Kami berharap komunikasi dan kerja sama tersebut dapat terus berjalan dan semakin diperkuat ke depannya,” kata Emanuel.
Menurutnya, peresmian kantor tersebut menjadi bagian dari hadirnya pelayanan negara yang semakin dekat dengan masyarakat. “Kehadiran kantor ini merupakan sebuah langkah penting dalam memperkuat pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan ibadah haji dan umrah,” ujarnya.
Karena itu, ia berharap keberadaan Kantor Kementerian Haji dan Umrah dapat memberikan kemudahan akses, kepastian informasi, serta pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Muhammad Hilal, mengatakan kehadiran kantor tersebut menjadi bagian dari sejarah perjalanan pelayanan haji dan umrah di Kabupaten Mimika. “Momentum ini menandakan adanya komitmen dan tanggung jawab besar dalam mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik pada umat,” ujarnya.
Menurutnya, amanah pelayanan tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kita harus mampu mengharmonisasikan kepentingan bersama sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jemaah haji dan umrah, dapat berjalan semakin baik,” katanya.
Menurut Ketua PC LDII Distrik Wania, Chusnul Rofiq, LDII berharap kehadiran kantor tersebut dapat memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat Mimika, yang akan melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Selain persoalan administrasi, menurutnya Pelayanan haji dan umrah juga menyangkut pembinaan dan kesiapan calon jemaah sebelum menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga ke depan semakin terjalin kerja sama dan komunikasi yang baik antara Kementerian Haji dan Umrah dengan organisasi keagamaan serta masyarakat. Dengan kebersamaan, pelayanan kepada jemaah tentu akan semakin baik,” kata Chusnul.
LDII Kabupaten Mimika menyambut baik langkah tersebut dan berharap Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika dapat menjalankan tugasnya secara amanah serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.













