Pontianak (17/9). Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Muhajirin Yanis mengapresiasi komitmen LDII Kalbar dalam dakwah bil-hal. Menurutnya dakwah dengan perbuatan tersebut berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu dikatakan saat menerima silaturahim jajaran DPW LDII Kalbar di ruang VIP Kanwil Kemenag Kalbar, pada Selasa (1/9/2026). Muhajirin menilai, dakwah bil hal LDII memberi manfaat sosial dan sejalan dengan program Kemenag. “Saya menilai program itu langsung menyentuh permasalahan umat, dan sejalan juga dengan program Kemenag. Maka patut didukung,” katanya.
Ia menilai kontribusi LDII seperti sekolah Adiwiyata, pengembangan ekonomi, pangan, lingkungan hingga energi terbarukan, menyentuh langsung kehidupan masyarakat termasuk dalam pembinaan keagamaan. “Dakwah tidak hanya disampaikan melalui lisan, tetapi juga harus diwujudkan melalui perbuatan. Ketika masyarakat merasakan manfaatnya, di situlah nilai dakwah hadir secara nyata,” ujarnya yang juga didampingi Kabid Penaiszawa, Rohadi.
Muhajirin saat itu mengingatkan, seiring meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba dan LGBT, LDII perlu ambil bagian mencegah dengan institusi lainnya. “Saya berharap kepada LDII agar ikut berperan dalam menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh narkoba. Termasuk yang saat ini membuat keprihatinan bersama meningkatnya LGBT. Penyakit ini mesti ditangani bersama,” tegasnya.
Muhajirin menambahkan, kemajuan umat tidak dibangun melalui wacana, melainkan kolaborasi dan aksi nyata untuk kemaslahatan. “Jadi kami siap berkolaborasi, karena semuanya untuk kemaslahatan umat dan kemajuan Kalimantan Barat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto saat itu menegaskan siap menjalin sinergi dengan Kemenag Kalbar. “Silaturahim ini adalah bagian dari komunikasi dengan Kemenag. Bahkan dengan tegas LDII siap menjalin sinergi dan memperkuat untuk membantu suksesnya program prioritas yang telah dicanangkan oleh kemenag,” katanya.

Lebih lanjut, DPW LDII Kalbar menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil), maka selain silaturahim kedatangannya untuk mendapatkan saran dan masukan khususnya kegiatan yang bisa kami jalankan.
“Kami mohon restu, jika LDII Kalbar akan menggelar Muswil. Maka masukan dan saran dari Kakanwil akan kami tampung dalam program kerja. Ini komitmen kami sebagai lembaga yang bersinergi dan membantu pemerintah,” tegas Susanto
Menurutnya, secara organisatoris LDII lebih memilih jalan titik temu sehingga memperkuat dakwah bil hal atau dengan tindakan, karena selain minim kontroversi juga dirasakan langsung oleh masyarakat, “Dakwah harus hadir dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, kami berupaya menerjemahkan nilai-nilai agama melalui karya, pelayanan dan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Susanto.
Dalam silaturahim itu, Ketua DPW LDII Kalbar didampingi Abdurrahman, dan Syarif Tahak Alkadrie dari unsur Dewan Penasehat serta Nurbambang sebagai sekretaris serta Ardian Arifin dari Biro Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK).














