Jakarta, (3/11). Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DPW LDII DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut ia mengingatkan pentingnya pemetaan mitra strategis dan penguatan sinergi lintas sektor, untuk mengoptimalkan delapan bidang pengabdian organisasi.
Dody menegaskan bahwa seluruh jenjang kepengurusan—dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di kelurahan hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP)—wajib memulai langkah kerja dengan riset pemangku kepentingan (stakeholder) secara menyeluruh.
“Identifikasi pemangku kepentingan adalah langkah awal bagi pengurus di semua tingkatan, baik PAC, DPD, DPW, maupun DPP,” ujar Dody.
Di tingkat akar rumput seperti PAC, elemen pemangku kepentingan mencakup aparatur kelurahan, tokoh agama dan masyarakat, perwakilan ormas Islam lain, hingga unsur partai politik. Kolaborasi dapat diwujudkan melalui harmonisasi kegiatan, salah satunya dengan melibatkan tokoh dari ormas lain dalam agenda keagamaan dan dakwah bersama.
“Setelah identifikasi, tahap berikutnya adalah membangun komunikasi dan kemitraan konkret. Setiap kegiatan dalam delapan program pengabdian LDII untuk bangsa sangat terbuka untuk dikerjasamakan,” lanjutnya.
Dody menekankan pentingnya menghadirkan manfaat yang lebih luas di tengah masyarakat melalui delapan klaster program pengabdian LDII, yaitu wawasan kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, ketahanan pangan dan lingkungan, energi baru terbarukan (EBT), serta teknologi digital.
Ia juga mendorong warga LDII untuk aktif berkontribusi di lingkungan masing-masing, mulai dari lingkup rukun tetangga (RT/RW) hingga skala nasional. Fokus utama pembinaan diarahkan pada penguatan moral generasi muda untuk melindungi mereka dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan kenakalan remaja.
“LDII harus memberi manfaat nyata bagi bangsa dan negara. Sumbangsih mendasar kita sebagai ormas Islam adalah menjaga dan membina moralitas serta spiritualitas generasi muda di lingkungan sekitar,” imbuhnya.
Terkait pelaksanaan Rakerwil DKI Jakarta, forum ini dirancang untuk mempertajam program kerja sisa masa bakti agar tetap selaras dengan kebutuhan riil warga dan program pemerintah. Guna memastikan implementasi berjalan efektif, DPP LDII tengah menyiapkan aplikasi monitoring dan evaluasi terpadu yang menghubungkan pelaporan program tematik dari daerah ke pusat.
Ketua DPW LDII DKI Jakarta, Imam Bashori, menyambut positif arahan tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh jajaran DPW Jakarta untuk menerjemahkan instruksi pusat ke dalam aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat Ibu Kota.















