Ambon (2/11). DPW LDII Provinsi Maluku memperkuat konsolidasi organisasi melalui pembekalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pengurus. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Yayasan Abdul Salam Center, Ambon, Sabtu (31/10/2026).
Pembekalan bertujuan meningkatkan efektivitas kerja organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program. Pengurus dibekali pemahaman mengenai tugas, wewenang, tanggung jawab, dan koordinasi setiap bidang.
Ketua DPW LDII Provinsi Maluku, Jamaludin Wabula, menegaskan pentingnya penguatan tupoksi. Menurutnya, jabatan organisasi merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata. Setiap pengurus perlu memahami tanggung jawab agar program berjalan terarah dan terukur. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk mencegah tumpang tindih pekerjaan.
Jamaludin menjelaskan, penguatan organisasi harus selaras dengan delapan bidang fokus kontribusi LDII. Bidang tersebut meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, dan kesehatan herbal. Fokus lainnya mencakup ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru terbarukan. Delapan bidang tersebut menjadi landasan pengabdian LDII kepada masyarakat.
Arah kontribusi tersebut relevan dengan prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Maluku tahun 2026 yang mengusung tema penguatan ketahanan pangan, energi, serta ekonomi produktif dan inklusif. Pemerintah daerah menetapkan tujuh prioritas, termasuk peningkatan pendidikan, kesehatan, dan peran pemuda. Prioritas lainnya mencakup ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, lingkungan, konektivitas, dan penguatan lembaga sosial kemasyarakatan.
Arah pembangunan itu membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. LDII Maluku menurut Jamaludin akan mengambil bagian melalui program dakwah, pendidikan, pemberdayaan, dan kegiatan sosial.
“Melalui pembekalan ini, kami menyusun langkah kerja sesuai tanggung jawabnya. Pelaksanaan program diharapkan memiliki koordinasi yang lebih baik serta hasil yang terukur. Konsolidasi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarpengurus dalam menjalankan amanah organisasi,” ujarnya.
DPW LDII Maluku berharap penguatan tata kelola organisasi meningkatkan kualitas kontribusi kepada masyarakat. Pengurus diharapkan mampu menerjemahkan program organisasi menjadi kegiatan yang menjawab kebutuhan daerah.
Dengan organisasi yang solid dan profesional, LDII Maluku berkomitmen mendukung pembangunan daerah. Kontribusi tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, kerukunan, dan kesejahteraan masyarakat.















