Serang (6/11). Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito, menghadiri pelantikan dan pengucapan syukur Majelis Pekerja Harian (MPH), Majelis Pertimbangan (MP), dan Badan Pemeriksa Perbendaharaan (BPP) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Banten masa pelayanan 2026–2031. Kegiatan berlangsung di GKI Serang, Kota Serang, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Dimo menyampaikan selamat kepada pengurus PGIW Banten yang baru di bawah kepemimpinan Pdt. Benny Halim dan Pdt. Doni Susanto. Ia berharap kepengurusan tersebut dapat menjalankan amanah pelayanan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Atas nama keluarga besar DPW LDII Provinsi Banten, kami menyampaikan ucapan selamat dan sukses. Semoga amanah pelayanan ini membawa kebaikan bagi jemaat serta masyarakat luas,” ujarnya.
Dimo menilai kehadiran berbagai unsur pimpinan agama dalam pelantikan tersebut mencerminkan kuatnya moderasi beragama di Banten. Menurutnya, kerukunan dan persaudaraan kebangsaan menjadi bagian penting dari kontribusi LDII bagi bangsa, “Bagi LDII, merawat kerukunan dan persaudaraan kebangsaan adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian Delapan Klaster Kontribusi LDII untuk Bangsa,” katanya.
Ia menjelaskan, nilai toleransi juga ditanamkan melalui pembinaan generasi penerus dengan mengintegrasikan pendidikan formal, agama, dan karakter dalam konsep Tri Sukses Generus, “Pembinaan ini diarahkan agar generasi muda menjadi alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri,” tambahnya.
Dimo menegaskan, LDII siap memperkuat kerja sama dengan PGIW Banten dan organisasi keagamaan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung program pemerintah daerah sekaligus mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera.
Pelantikan dipimpin Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Fritz Manuputy, yang sekaligus menyampaikan pelayanan firman. Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Banten, serta sejumlah organisasi dan lembaga keagamaan.
Sementara itu, Ketua Umum PGIW Banten masa pelayanan 2026–2031, Pdt. Benny Halim, mengapresiasi kehadiran para tokoh lintas agama dalam pelantikan tersebut. Ia menyebut dukungan berbagai organisasi keagamaan menjadi penyemangat bagi pengurus baru untuk memperluas kerja sama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para alim ulama, jajaran Kanwil Kemenag, FKUB, MUI, serta pimpinan organisasi keagamaan seperti LDII Banten, NU, dan Muhammadiyah yang telah hadir bersama kami,” ungkap Benny.
Ia menegaskan, PGIW Banten berkomitmen membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Komitmen tersebut sejalan dengan tema kepengurusan untuk hidup sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran.
“PGIW Banten berkomitmen untuk semakin membuka diri, berdialog, serta bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan demi menghadirkan dampak sosial positif bagi masyarakat Banten dan keutuhan NKRI,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan Kanwil Kemenag Banten. Ia menilai kehadiran pimpinan berbagai organisasi keagamaan dalam pelantikan tersebut merupakan wujud nyata penguatan moderasi beragama dan harmoni sosial.
Ia berharap pengurus PGIW Banten dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, FKUB, dan organisasi keagamaan lainnya untuk menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan Provinsi Banten yang inklusif dan religius.















