Sumedang (7/11). Pemerintah Kabupaten Sumedang menggelar doa bersama menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digital serentak. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk mendukung pelaksanaan Pilkades yang lancar, aman, dan kondusif.
Doa bersama tersebut berlangsung di Gedung Negara, Sumedang, Selasa malam (27/10/2026). Kegiatan dihadiri Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah ketua organisasi kemasyarakatan Islam, termasuk Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang, Usep Aziz Sholehuddin.
Dalam sambutannya, Bupati Dony menyebut Pilkades digital sebagai momentum penting bagi perkembangan demokrasi di Kabupaten Sumedang. Ia berharap penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dapat menjadi model bagi daerah lain, “Ini hajat bersama. Jika berhasil, akan mengubah tatanan demokrasi. Dimulai dari Sumedang,” ujarnya.
Menurut Dony, penerapan e-voting merupakan bentuk transformasi dari sistem pemilihan manual menuju digital. Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan meniatkannya sebagai ibadah dalam memfasilitasi kedaulatan masyarakat.

Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang Usep Aziz Sholehuddin menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkades digital. Menurutnya, kesiapan seluruh pihak menjadi salah satu hal penting agar proses pemilihan dapat berjalan dengan baik.
“Penggunaan teknologi dalam proses pemilihan perlu diimbangi dengan kesiapan seluruh pihak agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. Kami berharap Pilkades ini berlangsung lancar, aman, dan tetap menjaga kerukunan masyarakat,” ungkapnya.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Pemkab Sumedang telah menyiapkan sejumlah tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), simulasi, hingga pengecekan infrastruktur pendukung. Antisipasi terhadap kendala teknis, termasuk gangguan pasokan listrik, juga dilakukan melalui koordinasi dengan PLN serta penyediaan UPS sebagai sumber daya cadangan.















