Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Upaya LDII Wujudkan Pondok Pesantren Sehat di Era Pandemi Covid-19

2020/08/10
in Nasional
3
foto: redaksi

foto: redaksi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (10/8) – Situasi terbatas akibat wabah Covid-19 yang terjadi tidak boleh menyurutkan semangat membentuk generasi unggul, hal ini diungkapkan Ketua DPP LDII Chriswanto Santoso dalam web seminar bertajuk “Membentuk Pondok Pesantren Sehat di Era Pandemi Covid-19” yang digelar hari ini (10/08).

Seminar online yang dihadiri para pengasuh Pondok Pesantren, pimpinan Boarding School, pengelola Ponpes Pelajar dan Mahasiswa (PPM) di lingkungan LDII, Satgas Covid-19 LDII Provinsi se-Indonesia, serta pengurus DPP LDII dari keseluruhan 34 propinsi bahkan luar negeri berjumlah sebanyak 300 peserta.

Membahas pandemi Covid-19 yang belum dapat berhenti dalam waktu dekat menurut para ahli, menjadi keprihatinan bersama yang perlu antisipasi. Melalui seminar online ini, diharapkan narasumber bisa saling berbagi gagasan bagaimana mengelola pondok pesantren agar memiliki standar protokol kesehatan yang jelas, hal ini ditegaskan oleh Chriswanto Santoso saat pembukaan acara.

“Di era pandemi, meskipun sekolah umum masih belum full melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka, pondok pesantren berdasarkan keputusan Menteri Agama telah mengijinkan sebanyak 8.085 Ponpes membuka pondoknya untuk menerima santri dalam proses KBM,” ujar Chriswanto.

Sistem pendidikan pondok pesantren tidak bisa disamakan dengan sekolah umum, harus ada interaksi bersama antara kyai dan santri, santri dan santri, atau pembimbingnya. Karakter pondok itu yang menjadi tantangan bagi pondok menghadapi pandemi covid-19. Pondok pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu kauniyah saja, namun juga merupakan tempat pembinaan karakter dan mental dengan penerapan pada kehidupan sehari-hari.

Pembinaan tidak boleh berhenti, sementara di beberapa berita sudah muncul kasus penularan wabah di beberapa pondok pesantren, karena itu perlu memunculkan statement protokol kesehatan yang jelas agar pondok pesantren tetap terjaga kesehatannya. “Ini yang perlu diantisipasi agar kegiatan belajar mengajar terus berjalan,” kata Chriswanto.

Webinar yang digelar ini diharapkan memunculkan langkah-langkah yang bisa diadopsi untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus Covid-19 pada pondok pesantren di seluruh tanah air. Panduan-panduan yang dikemukakan oleh para narasumber agar menjadi evaluasi dan dijadikan solusi terbaik bagi pengelola pondok, pengurus, serta pembimbing santri untuk mewujudkan pondok pesantren yang sehat bagi santri.

Protokol kesehatan yang hingga kini tidak kurang disampaikan dari pemerintah, meski sudah disebarluaskan juga di lingkungan pondok pesantren, tapi belum menjadi standar umum secara keseluruhan. Ponpes harus terus berjalan, tapi perlu panduan bersama yang seragam. “Karenanya diharapkan ada pemerataan informasi, salah satunya menghilangkan gap perception yang berbeda. Juga menghindarkan adanya gap digital, bahkan pondok pesantren sekarang menerapkan proses digital, tujuannya menciptakan santri yang berkualitas, berkarakter, dan terjaga kesehatannya,” kata Chriswanto.

Sejalan dengan hal itu, narasumber yang hadir mewakili Kementerian Agama, Basnang Said dari perwakilan Dirjen Pendidikan Islam, mengatakan, meskipun sudah ada perijinan langsung dari Menteri Agama, ponpes tetap menghadapi masa adaptasi dan penyesuaian pola hidup di masa pandemi covid-19 ini, salah satunya seperti harus vakum lama dari kegiatan belajar mengajar atau pemulangan santri agar tidak terjadi penyebaran lebih lanjut.

Dari Kemenag, Basnang menambahkan, upaya yang dilakukan berdasarkan data EMIS atau sistem rekapitulasi data pokok pendidikan Islam yang dimiliki Kemenag, yakni pondok pesantren yang terdaftar akan menerima bantuan dari pemerintah sebesar 2,5 Triliun.

Rincian bantuan tersebut yakni berupa bantuan operasional kepada pesantren, baik penyelenggara pendidikan atau pesantren kesatuan pendidikan, bantuan pembelajaran secara daring, insentif bagi tenaga pengajar dan pendidik di lingkungan pesantren, serta dukungan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan sarana dan prasarana untuk memenuhi protokol kesehatan. “Kemenag tidak bekerja sendiri, tapi juga bekerjasama dengan Kementerian PUPR, Kemensos, Kementerian Desa, dan Gugus Tugas Covid-19, serta Pemerintah Daerah,” ujar Basnang.

Pelaksanaan program tersebut tentunya menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi di setiap pondok pesantren.  Basnang mengatakan agar ponpes secara internal bekerjasama dengan aparat kesehatan dan gugus tugas covid-19 di sekitarnya.

“Aturan yang disampaikan oleh pemerintah, tidak sulit diterapkan di pondok pesantren, karena ponpes memiliki pola hidup yang menganut kepatuhan kepada kyai atau pimpinan ponpes, “ kata Basnang. (FF/N/Lines)

Tags: covid19ldiiLDIIPeduliPandemiponpeswabahwebinar

Comments 3

  1. Surisna says:
    6 years ago

    Mantab prof,, tetap berkontribusi buat kami LDII,,, Ajkr

    Reply
  2. rk says:
    6 years ago

    mantab barokah

    Reply
  3. Rosi bkan pmbalap says:
    6 years ago

    Alhamdulillah…
    Semoga selalu aman selamat lancar dan barokah.
    Semoga pandemi segera berlalu.
    Aamiin…

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ari Pudji on Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi
  • Ari Pudji on Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi
  • Dani Jumeri on Satgas Armuzna Tinjau Kesiapan Markaz di Arafah
  • Dani Jumeri on “Aku Zalim, Ya Rabb”
  • Dani Jumeri on Pemuda LDII Kota Kediri Dorong Generasi Muda Jadi Wirausaha Mandiri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mbah Mardijiyono

Berusia 103 Tahun, Mbah Mardijiyono Jemaah Haji Tertua Asal Indonesia

May 4, 2026
Konjen RI Tekankan 3 Hal Utama bagi 700 Tenaga Pendukung Haji 2026

7 WNI dan 100.000 Riyal Diamankan di Arab Saudi, Diduga Terlibat Haji Ilegal dan Penggunaan Nusuk Palsu

May 1, 2026
Tsamrotul Fuadah

Meski Kaki Patah, Tsamrotul Fuadah Tetap Tuntaskan Rangkaian Ibadah di Tanah Suci

May 3, 2026
Kepala Pos Terminal Ajyad, M. Rif'at Sitorus

Kapos Terminal: Terminal Ajyad Paling Dekat Ke Masjidil Haram

May 4, 2026
LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital

LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital

3
LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

LDII Sangkuriman Paser Bangun Jalan Desa dengan Swadaya Warga

3
LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Pemkot, Ormas, dan Pemuka Agama

LDII Jakarta Pusat Hadiri Silaturahim Pemkot, Ormas, dan Pemuka Agama

3
Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi

Studi Tiru ke LINES DPP LDII, LINES Boyolali Upaya Tingkatkan Kapasitas Media Organisasi

2
Kemenhaj: Total Tasreh Jemaah Haji Indonesia ke Raudhah Capai 32.299

Kemenhaj: Total Tasreh Jemaah Haji Indonesia ke Raudhah Capai 32.299

May 9, 2026
Kasi Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih

Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif

May 9, 2026
LDII Denpasar Temui FKUB dan Kesbangpol Bahas Pengelolaan Sampah Bersama

LDII Denpasar Temui FKUB dan Kesbangpol Bahas Pengelolaan Sampah Bersama

May 8, 2026
Ratusan Warga Ramaikan Jalan Sehat Bersama LDII Nunukan

Ratusan Warga Ramaikan Jalan Sehat Bersama LDII Nunukan

May 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kemenhaj: Total Tasreh Jemaah Haji Indonesia ke Raudhah Capai 32.299 May 9, 2026
  • Aktivitas Jemur Jemaah Dibatasi, PPIH Siapkan Solusi Alternatif May 9, 2026
  • LDII Denpasar Temui FKUB dan Kesbangpol Bahas Pengelolaan Sampah Bersama May 8, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.