Bandar Lampung (13/5). DPW LDII Lampung audiensi dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lampung, Achmad Saefulloh. Kegiatan yang berlangsung di kantor Kesbangpol Lampung, pada Selasa (5/5/2026) tersebut mendiskusikan program dakwah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kami melaksanakan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa, sebagai turunan dari kebijakan DPP LDII, yang diterapkan secara nasional. Beberapa hal yang cukup menjadi konsen kami, di antaranya penguatan wawasan kebangsaan, dakwah dan pengembangan SDM,” ujar Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya.
Menanggapi itu, Kepala Kesbangpol Lampung, Achmad Saefulloh menilai, program LDII sejalan dengan arah kebijakan nasional. “Termasuk penguatan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara dakwah keagamaan dengan wawasan kebangsaan, sebagai bagian pembentukan karakter masyarakat. “Pendekatan ini sangat baik, karena tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan dalam kehidupan berbangsa,” kata Saefulloh.
Saefulloh juga mengajak LDII Lampung untuk terus berinovasi, salah satunya adalah memanfaatkan program digitalisasi sebagai sarana dakwah. “Pola komunikasi dakwah saat ini perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman, agar lebih menarik dan mudah diterima masyarakat, terutama generasi muda,” pungkasnya.
Ia menegaskan, digitalisasi menjadi kunci. “Kontek dakwah harus dikemas kreatif, relevan dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, agar tidak membosankan,” tambah Saefulloh.
Selain itu, ia juga membuka peluang pengembangan kemandirian organisasi melalui pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. “Dengan demikian, organisasi tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas,” kata Saefulloh.
Di akhir pertemuan, Achmad Saefulloh berharap LDII terus menjaga komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat serta cinta tanah air. “Peran organisasi keagamaan sangat strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.












