Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Awas Bolas (Bosan & Malas)

2021/01/21
in Nasehat
8
Ilustrasi: Ihsan

Ilustrasi: Ihsan

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faizunal A. Abdillah
Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Anak saya yang kecil sering bilang; “Bapak aku bosan nih!” Padahal umurnya baru 7 tahun. Yang lebih gede, juga sering mengatakan; “Bosan di rumah terus.” Dan tak kalah seru pendamping hidup saya juga sering bilang; “Kalau begini terus, bisa bosan nih!” Ternyata semua mengenal dan terkena situasi yang disebut bosan, walau dengan beberapa level pemahaman. Dan dari pengamatan saya, bosan itu sering berpasangan mesra dengan malas. Mana yang duluan, tidak begitu jelas. Kadang orang bosan dulu, kemudian timbul malas. Atau malas datang, akhirnya mengundang bosan.

Sebagaimana diketahui bersama sifat bosan dan malas bersifat umum. Bahkan menjurus alami. Hampir semua kita mengalami. Banyak orang dihinggapi rasa malas dan bosan. Dan sering menjadikan itu, sebagai benteng akhir sebuah alasan untuk selamat, walau hanya sementara saja. Males, ah! Bosen! Dan ajaibnya, kebanyakan diterima dan berhasil. Ingatlah, ini adalah bom waktu. Masalah yang serius, jika tidak ditangani secara benar. Apalagi jika menyangkut ibadah. Bisa berabe akibatnya.

Mungkin kita perlu berkaca dengan pesan Imam Ja’far Ash-Shadiq. Dia adalah cucu (wareng) Rasulullah SAW. Nama lengkapnya adalah Ja’far bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husen bin Ali bin Abu Thalib. Dia mengangkat dua topik ini untuk kesempurnaan dalam ibadah. Wasiatnya; “Wahai putraku, hindarilah sifat malas dan bosan, karena keduanya adalah kunci setiap keburukan. Sesungguhnya engkau jika malas, maka engkau akan banyak tidak melaksanakan kewajiban. Jika engkau bosan, maka engkau tak akan tahan dalam menunaikan kewajiban.”

Orang-orang yang jernih pikirannya tahu bahwa bosan dan malas adalah penyakit kemapanan yang berasal dari dalam diri, bukan dari luar. Karena berasal dari dalam, akibatnya susah diperangi, kecuali oleh kesadaran dan kepahaman sendiri. Penyakit ini ada sejak dulu, bersamaan dengan keberadaan manusia. Rasa cepat puas atau cepat putus asa adalah pemicunya. Juga kemapanan dan kenyamanan juga bisa menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, mumpung masih awal tahun mari segera bebenah, sejauh mana dua penyakit ini ada di dalam diri kita. Bukan saatnya sekarang untuk berdamai dengan diri sendiri. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengoreksi diri. Kalaulah kita merasakan fenomena itu, jangan terus menunjuk jari keluar. Jika itu dilakukan berarti telah termakan oleh jebakan manis syaitan. Tapi mari ingat kembali firman Allah berikut ini,

يُنَادُونَهُمْ أَلَمْ نَكُن مَّعَكُمْ ۖ قَالُوا۟ بَلَىٰ وَلَٰكِنَّكُمْ فَتَنتُمْ أَنفُسَكُمْ وَتَرَبَّصْتُمْ وَٱرْتَبْتُمْ وَغَرَّتْكُمُ ٱلْأَمَانِىُّ حَتَّىٰ جَآءَ أَمْرُ ٱللَّهِ وَغَرَّكُم بِٱللَّهِ ٱلْغَرُورُ

“Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata: “Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kalian?” Mereka (orang-orang mukmin menjawab): “Iya benar, tetapi kalian mencelakakan diri kalian sendiri dan kalian menunggu dan kalian ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kalian telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang amat penipu.” (QS. Al Hadid:14).

Bahkan di ayat lain Allah mengingatkan;

إِنَّمَا النَّسِيءُ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ يُضَلُّ بِهِ الَّذِينَ كَفَرُوا

“Sesungguhnya perbuatan menunda-nunda niscaya menambah kekufuran yang menjadikan orang-orang kafir itu tersesat kerananya.” (QS At-Taubah 37).

Mudah-mudahan dua ayat ini mampu menggelorakan lagi semangat kita dalam beribadah, sehingga dengan sendirinya bisa mengikis rasa bosan dan malas. Sebab pada level tertentu, sifat bosan dan malas menjadi sangat mengkhawatirkan. Karena bisa menjangkiti ibadah sholat sehingga menjadi penanda jelas sifat kemunafiqan. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allâh, dan Allâh akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allâh kecuali sedikit sekali.” [QS. An-Nisȃ’:142].

Menyikapi hal ini, bosan dan malas harus dilawan dengan aktifitas yang bermanfaat dan menyenangkan. Ada nasehat indah Imam Asy-Syafi’i bagi yang mau dan berharap bisa meningkatkan kualitas diri. Di mana beliau mendapat nasehat ini dari seorang sufi. Nasehatnya;

صحبت الصوفية فلم أستفد منهم سوى حرفين أحدهما قولهم الوقت سيف فإن لم تقطعه قطعك

ونفسك إن أشغلتها بالحق وإلا اشتغلتك بالباطل

“Aku pernah bersama dengan orang-orang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. (Di antaranya), dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu. Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).” (Al-Jawabul Kafi, 109)

Kita memang tak bisa terlepas dari waktu. Oleh sebab itu, sebelum terpotong oleh waktu, mari sempatkan berdoa minta perlindungan dijauhkan dari sifat malas dan bosan, agar bisa tetap melaksanakan kewajiban dan menjaga keberlangsungan semua kewajiban itu seiring dengan waktu. Menerus, langgeng, konsisten, walau sedikit. Dan yang terpenting, terhindar dari sifat bolas – bosan dan malas yang meraja.

Tags: bolasmalas

Comments 8

  1. Yantobuluharjo@gmail.com says:
    5 years ago

    Alkkhamdulillah jazakallohu khoiro semoga kita semua diberi kekuatan & kemampuan untuk melawan & mengalahkan sifat malaz itu…

    Reply
  2. Edi Setyawan says:
    5 years ago

    Alhamdulillah, jadi nasehat untuk diri sendiri dan keluarga. Ajkh

    Reply
  3. Dewi says:
    5 years ago

    Sangat bermanfaat…smga bisa menjadi ilmu yg memberi hikmah.

    Reply
  4. Y. Nugroho says:
    5 years ago

    Mantap lur…. Terus lanjut menebar berbagi kebaikan

    Reply
  5. Heri Susanto says:
    5 years ago

    Artikelnya mantap, saya harus mengkhususkan waktu, sekaligus menyiapkan catatan karena makna tulisannya dalam, harus dicerna lagi untuk bahan nasehat. Ajzk. Semoga Allah paring barokah.

    Reply
  6. Arif Nur Abdillah says:
    5 years ago

    Bolas penyakit bawaan atau turunan ya?

    Reply
  7. irulapr@gmail.com says:
    5 years ago

    Alhamdulillah jazakallahukhoiro. Semoga tidan ada rasa malas yang membuat turun nya keimanan

    Reply
    • Rofiq says:
      5 years ago

      Aamiiin

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on Meneladani Nabi Ibrahim, LDII Fakfak Salurkan Kurban untuk Perkuat Ukhuwah
  • Nanang Naswito on MUI Sumedang Kunjungi DPP LDII untuk Bangun Kebersamaan Antarormas
  • abdin ma'ruf on Silaturahim ke LDII, MUI, Kemenag dan Ormas Islam Sumedang Perkuat Sinergi
  • sastra jendra on Kadishub LH Mempawah Apresiasi Kolaborasi LDII Kalbar dan MTs Khairul Hikmah
  • Nanang Naswito on LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

June 12, 2026
Jemaah Haji indonesia

Jemaah Gelombang Kedua Mulai Bergerak ke Madinah

June 8, 2026
Pembekalan Generasi Penerus LDII Karawang Tekankan Kepemimpinan dan Karakter

Pembekalan Generasi Penerus LDII Karawang Tekankan Kepemimpinan dan Karakter

June 8, 2026
Ichsan Marsha, Jubir Kemenhaj

Kemenhaj Bongkar Kasus Badal Haji dan Kurban Fiktif Bernilai Miliaran Rupiah

June 11, 2026
Mahasiswa LDII Raih First Prize Huawei ICT Competition Lewat Inovasi AI

Mahasiswa LDII Raih First Prize Huawei ICT Competition Lewat Inovasi AI

7
KUA Braja Selebah Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan GSG LDII

KUA Braja Selebah Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan GSG LDII

5
Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

Ratusan Hewan Kurban Ponpes Gadingmangu Jombang Disalurkan untuk Warga

2
LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

LDII Jatim Gunakan Kemasan Besek Praktikkan Kurban Berwawasan Lingkungan

2
DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

June 15, 2026
Yang Menggetarkan

Yang Menggetarkan

June 15, 2026
LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah

June 13, 2026
LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

LDII Gresik Silaturahim ke PCNU Gresik Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Khidmah untuk Umat

June 12, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’ June 15, 2026
  • Yang Menggetarkan June 15, 2026
  • LDII Jember Siapkan Diklat Jurnalistik untuk Promosikan Potensi Daerah June 13, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.