Jakarta (22/9). DPW LDII DKI Jakarta audiensi dengan Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin. Pada pertemuan yang berlangsung pada Rabu (19/9/2026), Suhud meminta LDII juga turut mengawal rancangan Peraturan Daerah (Perda) terkait penyimpangan seksual.
Suhud juga mengapresiasi kontribusi LDII di bidang dakwah, pendidikan, kemasyarakatan, hingga isu energi terbarukan. Terkait kondisi generasi muda yang terjebak pergaulan bebas, ia mengingatkan agar LDII turut mengawal Perda terkait penanganan penyimpangan seksual, termasuk masalah LGBT, agar memiliki legitimasi moral yang kuat, “Terus terang kami berharap hal ini mendapat dukungan dari lembaga-lembaga dakwah yang ada di DKI Jakarta,” ujar Suhud.
Selain hal itu, audiensi juga membahas rencana pembentukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) sinergi antara LDII dan Pemprov DKI Jakarta. Suhud menegaskan DPRD DKI Jakarta siap memberikan dukungan penuh dari sisi fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
Pihaknya juga membuka ruang bagi LDII untuk mengusulkan draf regulasi daerah di sektor pendidikan dan kesehatan, sekaligus berkolaborasi mengatasi persoalan mendasar Jakarta seperti kemiskinan, pengangguran, banjir, hingga polusi udara.
Sementara itu, Ketua DPW LDII DKI Jakarta Imam Bashori mengatakan, LDII terus berkomitmen terkait agenda pembinaan umat di akar rumput. “Kegiatan yang dijalankan LDII sangat beragam dan bisa memberikan kontribusi yang nyata di tengah kehidupan masyarakat Jakarta,” ungkap Imam.
Imam menambahkan, pembinaan mental spiritual dilakukan LDII kepada warga sejak usia dini hingga lanjut usia. Hal tersebut diwujudkan lewat pengajian anak-anak serta pengembangan Sekolah PAUD untuk menanamkan bekal agama dan membentengi moral generasi muda dari bahaya penyimpangan perilaku seperti LGBT.
Selain itu, LDII juga rutin menggelar pembinaan lansia yang berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mendampingi umat meraih khusnul khotimah. Karena itu kedepannya, LDII DKI Jakarta berharap, komunikasi terus dirawat demi menyukseskan pembangunan Jakarta yang maju, sejahtera, dan berakhlak mulia.














