Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Tahukah Anda

Doyan Seblak Setiap Hari, Waspada Bahaya di Balik Nikmatnya!

2025/04/14
in Tahukah Anda
0
Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Foto: LINES

Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Seblak, makanan khas asal Bandung, terus naik daun di kalangan pecinta kuliner pedas. Hidangan ini terkenal dengan rasa gurih pedas yang menggoda, terutama karena kombinasi kerupuk basah, bumbu kencur, sayuran, serta tambahan seperti telur, bakso, dan sosis. Meski populer, konsumsi seblak secara berlebihan dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

Dokter IGD Rumah Sakit Daerah Mampang Jakarta, Dyah Novita Anggraini, mengingatkan pentingnya memperhatikan pola konsumsi makanan pedas seperti seblak. “Seblak memang menggugah selera, tetapi kandungan garam, lemak, dan cabainya bisa berdampak buruk jika dikonsumsi terlalu sering,” ujarnya.

Kandungan Gizi dan Risiko Tersembunyi

Seblak terdiri dari kerupuk basah sebagai sumber karbohidrat, aneka sayuran seperti sawi dan kol yang kaya serat, serta protein dari telur, sosis, dan bakso. Bumbu utama seperti cabai mengandung capsaicin yang memberikan sensasi pedas, sedangkan minyak dan penyedap rasa menambah kadar lemak dan natrium. Komposisi inilah yang menjadi pemicu utama gangguan kesehatan jika tidak dikontrol.

Dari Gangguan Lambung hingga Risiko Jantung

Dyah menjelaskan, konsumsi seblak yang terlalu sering bisa memicu gastritis dan tukak lambung akibat iritasi lambung dari capsaicin. “Gejalanya bisa berupa nyeri ulu hati, mual, muntah, dan perut kembung,” jelasnya. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berkembang menjadi luka di dinding lambung.

Seblak juga dapat memicu GERD (gastroesophageal reflux disease), terutama karena kandungan lemak dan pedas yang tinggi. Gejala GERD meliputi sensasi panas di dada hingga kesulitan menelan. Selain itu, kandungan garam dan penyedap yang tinggi dalam seblak juga bisa meningkatkan risiko hipertensi.

Risiko lain yang mengintai adalah obesitas dan sindrom metabolik. dr. Dyah menambahkan bahwa kerupuk yang digoreng, minyak, serta olahan seperti sosis dan bakso membuat kalori seblak cukup tinggi. “Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa memicu kenaikan berat badan, kadar kolesterol, bahkan diabetes tipe 2,” ujarnya.

Tak kalah penting, seblak juga berpotensi menyebabkan dehidrasi dan gangguan ginjal**.** Makanan pedas dapat memicu keluarnya cairan tubuh lebih cepat, ditambah tingginya natrium membebani kerja ginjal.

Agar tetap bisa menikmati kelezatan seblak tanpa mengorbankan kesehatan, dr. Dyah menyarankan untuk mengatur frekuensi konsumsi maksimal satu hingga dua kali dalam sebulan. Ia juga menyarankan untuk memilih bahan yang lebih sehat, seperti menambahkan lebih banyak sayur, menggunakan telur rebus atau ayam tanpa kulit sebagai sumber protein, dan mengurangi penggunaan garam serta penyedap rasa.

“Masaklah dengan sedikit minyak atau pilih metode merebus. Gunakan rempah-rempah alami seperti bawang putih, kencur, dan cabai segar,” ujar dr. Dyah.

Perhatikan juga ukuran porsi dan pastikan mengonsumsi cukup air setelah makan seblak untuk mencegah dehidrasi. Seblak bukanlah musuh kesehatan selama dikonsumsi secara bijak. Kunci utamanya adalah pengendalian porsi dan pemilihan bahan yang sehat. “Jangan sampai karena kenikmatan sesaat, kita justru menumpuk risiko penyakit di masa depan,” tutup Dyah.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Bakesbangpol Kabupaten Bekasi Kunjungi LDII, Bahas Kontribusi Sosial hingga Kemandirian Ekonomi September 9, 2026
  • LDII Kabupaten Bandung Dukung Langkah Pemkab Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf September 9, 2026
  • Ponpes Wali Barokah Bersama Walkot Kediri Ikuti Family Walk Fun SYIAR 2026 September 9, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.