Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

DPP LDII: Ibu Berdaya dan Berkarya Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

2025/12/22
in Nasional
1
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (22/12). Ibu yang berdaya akan menghasilkan anak-anak unggul yang menjadi tulang punggung bangsa di masa depan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyambut peringatan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.

“Pengorbanan ibu tidak tampak, dari melahirkan, dan membina anak. Sebagian besar hidup anak, umumnya berada di sekitar ibu, untuk itu para ibu harus memperoleh pendidikan dan pembinaan yang baik sejak dini,” papar KH Chriswanto.

Ia berpendapat, Hari Ibu merupakan penghormatan terhadap peran, kontribusi, dan dedikasi perempuan, khususnya ibu dalam pembangunan bangsa diperingati sebagai Hari Ibu. Menurutnya, Hari Ibu yang memasuki perayaan ke-97, bertema”Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045″, sangat sejalan dengan yang dilaksanakan LDII sejak 1997.

“LDII Jawa Timur telah melaksanakan Seminar Wanita sebagai agenda tahunan. Dalam seminar tersebut, para ibu dan wanita memperoleh berbagai pengetahuan, dari keterampilan keorangtuaan, gizi, hingga pengaturan ekonomi keluarga. Semua itu bertujuan menjadikan wanita lebih berdaya,” papar KH Chriswanto yang menjadi inisiator Seminar Wanita tersebut.

Ia mendukung pemberdayaan wanita sebagai upaya meningkatkan wawasan, pengetahuan, kepribadian, dan pemahaman ibu terhadap segala hal termasuk agama tentunya, “Ibu yang berdaya inilah yang nantinya menentukan masa depan bangsa,” tegasnya.

Senada dengan KH Chriswanto, Pengurus DPP LDII Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan (PUP) Nana Maznah Prasetyo mengatakan suksesnya Indonesia Emas 2045 tak bisa mengabaikan peran ibu, “Indonesia Emas 2045 tidak lahir dari sistem yang kuat semata, tetapi dari rumah-rumah yang hangat dan ibu-ibu yang berdaya. Ibu yang hadir secara utuh dan tidak mudah dikendalikan oleh rasa takut atau hal-hal yang belum selesai dalam hidupnya,” ujar Nana.

Para wanita yang telah menjadi ibu, mengalami banyak tekanan dalam mendidik putra putri mereka. Nana menyebut, banyak ibu hidup di tengah tuntutan batin yang tak terlihat, realitas yang tak selalu sesuai dengan bayangan. Serta banjir pesan di media sosial yang mengatakan harus begini dan harus begitu, “Semua itu kerap membingungkan, hingga pada akhirnya sebagian ibu kehilangan kejelasan tentang dirinya sendiri, tidak lagi mengenal fungsi dan perannya sebagai ibu dalam keluarga,” jelasnya.

Meskipun para ibu sangat mudah mengakses pengetahuan melalui internet untuk meningkatkan kualitas diri, namun tidak sedikit yang justru kehilangan makna diri dan perannya dalam keluarga. Nana yang juga praktisi psikologi keluarga dan konselor pernikahan itu menjelaskan, berdaya adalah kondisi ketika seorang perempuan, seorang ibu, memiliki kesadaran diri. Ia mengenal potensi dirinya, menyadari nilai-nilai hidup yang menjadi rujukan dalam berperilaku, serta mampu mengambil keputusan secara sadar dan bertanggung jawab atas hidup dan perannya.

“Ia hadir secara utuh, telah berdamai dengan hidupnya, tidak mudah dikendalikan oleh rasa takut, tidak larut oleh tuntutan media sosial yang tidak sejalan dengan kata hati, dan tidak digerakkan oleh luka batin yang belum selesai,” jelasnya.

Menurutnya, ketika seorang ibu berdaya, ia mampu berkarya. Karya itu hadir melalui peran yang dijalaninya sekecil apa pun, dengan niat dan kesadaran untuk mendidik dan membersamai anak secara penuh kesadaran.

Dari sisi berdayanya seorang ibu itulah, sang ibu mampu menebarkan nilai, keteladanan, dan kebaikan hati dalam peran sehari-hari, “Di situlah kontribusi para ibu. Ketika ibu berdaya dan mampu berkarya secara sehat, sesungguhnya ia sedang menanam benih bagi Indonesia yang kuat di masa depan,” tandasnya.

Nana menambahkan, untuk menjadi berdaya, ibu tidak boleh lelah belajar, terutama belajar tentang diri sendiri. Ia mencontohkan, belajar mengenali: siapa saya, apa kekuatan dan kelemahan saya, apa nilai hidup yang saya pegang, apa yang membuat saya bersemangat, apa yang benar-benar saya butuhkan dalam hidup, dan apa yang penting bagi saya dan lainnya, “Pemahaman diri inilah pondasi utama. Tanpanya, ibu mudah lelah, mudah goyah, dan mudah mengikuti tuntutan luar yang belum tentu sesuai dengan kata hati,” tegasnya.

Setelah ibu mengenal dirinya dan memiliki arah serta tujuan hidup, langkah berikutnya adalah melangkah dan bergerak. Nana mengajak untuk memulai dari hal-hal sederhana, seperti menjalani peran dengan sadar, berkarya sesuai kapasitas, dan tetap produktif tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain, “Bergerak bukan berarti harus besar, tetapi konsisten dan bermakna,” katanya.

Selain itu, para ibu perlu merawat kesehatan emosi dan mental, berani mengakui lelah, dan mencari dukungan saat dibutuhkan. Ibu juga perlu membangun lingkungan yang sehat, memilih pergaulan dan asupan informasi yang menenangkan, bukan melemahkan, “Ia juga harus hadir utuh dalam peran sebagai ibu, mendidik dan membersamai anak dengan cinta dan kesadaran, bukan dengan ketakutan atau luka lama,” pungkas Nana.

Ketika ibu terus belajar, mengenal diri, bergerak dengan sadar, dan hadir sepenuh hati dalam perannya, di situlah ibu menjadi pribadi yang berdaya dan mampu berkarya. Dari rumah-rumah yang hangat dan ibu-ibu yang berdaya inilah, Indonesia Emas 2045 perlahan bertumbuh.

Tags: berdayaBerkaryaHari IbuIbu BerdayaIndonesia Emas 2045

Comments 1

  1. Nur says:
    6 months ago

    Mantap. Sangat bermanfaat, menginspirasi. semoga Alloh paring Ibu-ibu sehat faham semangat berdaya berbahagia sukses lancar barokah. Aamiin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mulyadi Safwan on Puncak Kezaliman
  • MANSUR GHOZALI on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Jack on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Surawan on Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”
  • Mulyadi Safwan on Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

June 29, 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

June 29, 2026
Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

June 19, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

6
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

5
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

2
Di Tengah Tingginya Perceraian, LDII Surabaya Gelar Seminar Rumah Tangga

Di Tengah Tingginya Perceraian, LDII Surabaya Gelar Seminar Rumah Tangga

2
Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin

Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin

June 30, 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

June 29, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

June 29, 2026
LDII Perkuat Diplomasi One Health Indonesia di Simposium Internasional Brisbane

LDII Perkuat Diplomasi One Health Indonesia di Simposium Internasional Brisbane

June 29, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin June 30, 2026
  • Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi June 29, 2026
  • Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas June 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.