Pekanbaru (5/9). Kampung Proklim RW 05, Kelurahan Agrowisata, Binaan LDII Riau, menerima kunjungan PUM Netherlands. Kunjungan mereka untuk mendiskusikan validasi standardisasi tata kelola aksi iklim lokal.
Pertemuan bertempat di kawasan Kampung ProKlim RW 05, Kota Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (29/8/2026). Pada kesempatan tersebut, dipimpin PUM Netherlands Senior Experts, Viviyanti.
“Pertemuan diawali dengan meninjau Unit Pengolahan Sampah Terpadi (UPST) Mandiri Energi Sederhana yang dipimpin Ketua RW 05, Awaldi Hasibuan. Kami demonstrasikan teknologi mesin pirolisis swadaya,” ujar Sekretaris DPW LDII Riau, Budi Mulyono.
Ia mengatakan, alat tersebut mampu menyuling limbah plastik kering menjadi bahan bakar minyak (BBM) alternatif jenis solar. “BBM ini telah dimanfaatkan untuk menggerakkan traktor pertanian lokal,” tutur Budi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pengelolaan lingkungan dan potensi pengembangan kawasan berbasis masyarakat. Perwakilan PUM Netherlands, Viviyanti, turut memantau peninjauan untuk melihat tata kelola aksi iklim yang telah dijalankan warga.
Jajaran pengurus DPW LDII Riau turut mendampingi peninjauan lapangan, di antaranya Sekretaris Budimulyono, Wakil Ketua Firdaus, serta Purnomo Kasmizan. Kehadiran pengurus wilayah ini mempertegas implementasi “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” di sektor lingkungan hidup dan ketahanan pangan.

Budi mengatakan, rombongan selanjutnya meninjau kawasan pertanian terpadu Kebun Buah Katon Jaya. “Di lahan ini, tim PUM Netherlands bersama pengurus LDII Riau berdiskusi dengan kelompok tani binaan, mengenai konsistensi pemanfaatan pupuk organik sirkular,” jelasnya.
Ia mengatakan, pupuk organik tersebut diimplementasikan pada kebun hortikultura, “Yang berfokus pada budidaya semangka dan melon khas Kelurahan Agrowisata. Di sini, kami memperkuat ekonomi sirkular berbasis komunitas, melalui integrasi pengolahan limbah UPST dan pengelolaan pupuk organik,” pungkas Budi.
Tindak lanjut pertemuan tersebut, Budi mengatakan, akan dilaksanakan transfer teknologi jangka panjang oleh PUM Netherlands, “Serta, pendampingan manajem












