Banyuwangi (3/8). DPD LDII Kabupaten Banyuwangi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Kesehatan Islam (FKKI) dan SMK Bina Sejahtera Mandiri menggelar layanan kesehatan gratis. Kegiatan tersebut diperuntukkan bagi 59 warga lanjut usia (lansia) di Majelis Taklim Al Ihsan Hamdan, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur pada Minggu (19/7/2026).
“Layanan kesehatan ini berfokus pada pemeriksaan, dan mengedukasi peserta mengenai pencegahan penyakit tidak menular pada lansia,” ungkap Anggota FKKI Banyuwangi, Ratri.
Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, dan kadar gula darah. Selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi tentang pentingnya mengatur pola makan.
“Hasil pemeriksaan, tim medis menemukan sejumlah peserta memiliki kadar gula darah tinggi sehingga disarankan menjalani pemeriksaan lanjutan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Al Ihsan Hamdan, Rudi Hidayat, mengapresiasi kolaborasi antara LDII Banyuwangi, FKKI, dan SMK Bina Sejahtera Mandiri. Menurutnya, layanan kesehatan tersebut membantu masyarakat, khususnya lansia, mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
“Program ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Dengan pemeriksaan sejak dini, mereka dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan lebih terdorong untuk menjaga pola hidup sehat,” katanya.

Rudi menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi sarana praktik lapangan bagi siswa SMK Bina Sejahtera Mandiri Banyuwangi. Ia menerangkan para siswa mendapat pendampingan dari tenaga kesehatan untuk terlibat dalam proses pemeriksaan sekaligus belajar berinteraksi dengan masyarakat.
Selain itu, salah seorang siswa, Royhan, mengaku memperoleh pengalaman berharga melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, praktik lapangan memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang dipelajari di sekolah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.
“Awalnya saya sempat gugup, tetapi senang bisa ikut membantu para lansia. Kegiatan ini membuat kami belajar bahwa pelayanan kesehatan bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga tentang empati,” ujarnya.
Royhan berharap layanan kesehatan yang digelar DPD LDII Banyuwangi terus dilakukan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini penyakit.














