Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Tahukah Anda

Mengenal Clinomania, Ketika Rebahan Berubah Jadi Obsesi

2025/01/10
in Tahukah Anda
0
Rebahan. Ilustrasi: LINES

Rebahan. Ilustrasi: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Fenomena rebahan atau kebiasaan menghabiskan waktu di tempat tidur telah menjadi tren yang akrab di kalangan anak muda. Aktivitas ini sering dianggap sebagai cara bersantai atau me time setelah hari yang panjang. Namun, jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus hingga mengganggu produktivitas dan keseharian, bisa jadi itu adalah tanda dari clinomania, yaitu obsesi berlebihan terhadap tempat tidur.

Rebahan: Gaya Hidup atau Gejala?

Bagi anak muda, rebahan sering kali diidentikkan dengan kemewahan sederhana, terutama di tengah gaya hidup serba cepat. Media sosial bahkan turut mempopulerkan tren ini melalui berbagai meme atau konten humor. Namun, menurut Senior Medical Editor di Alodokter, Merry Dame Cristy Pane, ada garis tipis antara rebahan sebagai bentuk relaksasi dan clinomania sebagai gangguan kesehatan.

“Rebahan sesekali itu wajar, apalagi kalau memang tubuh butuh istirahat. Tapi kalau jadi kebiasaan hingga sulit bangun dari tempat tidur, merasa cemas saat harus beraktivitas, atau kehilangan motivasi, itu bisa jadi tanda clinomania,” jelas Merry.

Mengapa Anak Muda Rentan?

Beberapa faktor yang membuat anak muda lebih rentan terhadap clinomania antara lain:

  1. Tekanan akademik dan karier

    Anak muda sering kali menghadapi tekanan untuk berprestasi di sekolah atau tempat kerja. Rebahan menjadi pelarian sementara dari rasa lelah, cemas, atau burnout. Namun, jika dibiarkan, ini bisa berkembang menjadi clinomania.

  2. Gangguan mental yang tidak disadari

    Merry menyebutkan bahwa depresi dan gangguan cemas menjadi pemicu utama clinomania. Banyak anak muda yang mengalami gejala ringan, seperti kehilangan motivasi atau rasa malas, tetapi tidak menyadarinya sebagai masalah serius.

  3. Pengaruh teknologi dan media sosial

    Teknologi membuat anak muda lebih sering berlama-lama di tempat tidur, misalnya bermain ponsel atau menonton serial tanpa henti (binge-watching). Kebiasaan ini bisa memperkuat pola rebahan dan memicu obsesi terhadap tempat tidur.

Rebahan Bukan Selalu Clinomania

Penting untuk membedakan antara rebahan biasa dan clinomania. Rebahan cenderung bersifat sementara dan dilakukan atas kesadaran penuh sebagai bentuk istirahat. Sebaliknya, clinomania melibatkan obsesi mendalam yang sering disertai rasa cemas atau depresi jika jauh dari tempat tidur.

Mengatasi Rebahan Berlebihan

Jika kebiasaan rebahan mulai mengganggu rutinitas, Merry menyarankan anak muda untuk:

  • Membuat jadwal harian yang terstruktur.
  • Mengurangi aktivitas di tempat tidur selain tidur, seperti bermain ponsel.
  • Melibatkan diri dalam kegiatan sosial atau hobi baru.
  • Memeriksakan diri ke dokter jika merasa sulit mengontrol kebiasaan tersebut.

Rebahan sebagai tren memang menyenangkan, tetapi mengenali batas antara kebutuhan istirahat dan potensi gangguan kesehatan seperti clinomania adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.

“Jangan sampai, kebiasaan yang dianggap santai malah menjadi penghalang produktivitas dan kualitas hidupmu,” tutupnya.

Tags: ClinomaniaRebahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

February 16, 2026
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

February 16, 2026
SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

February 16, 2026
LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua February 16, 2026
  • DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026 February 16, 2026
  • SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo February 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.