Pangkalpinang (24/7). DPW LDII Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menghelat Musyawarah Wilayah (Muswil) VI. Acara bertema “Penguatan Sumber Daya Manusia Profesional Religius untuk Mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung Berdaya” tersebut, diselenggarakan di Hotel Grand Safran, Pangkalpinang, Babel, pada Kamis (23/7).
“Muswil VI bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan baru. Tetapi menjadi momentum evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan arah pengabdian LDII Babel lima tahun ke depan,” ujar Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto.
Ari menambahkan, di masa kepengurusannya, LDII Babel menjalankan berbagai program yang berorientasi pada penguatan delapan program pengabdian LDII untuk bangsa. “Mulai dari kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, lingkungan hidup, teknologi digital, hingga energi baru terbarukan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, berbagai program tersebut, dijalankan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, perguruan tinggi dan berbagai elemen masyarakat. “Semuanya bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tegas Ari.
Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya meminta seluruh warga LDII tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri dan keluarga, “Tetapi juga bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.
Ia juga mengajak seluruh warga LDII untuk menerapkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari. “Kami ingin membentuk generasi penerus yang memiliki tiga sukses. Yaitu berakhlakul karimah, alim fakih dalam ilmu agama dan rajin beribadah, serta mandiri secara ekonomi maupun mental. Untuk menghadapi situasi global yang penuh tantangan,” ujar Dody.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kami mengimbau warga LDII agar berhati-hati terhadap hoaks, adu domba, dan opini yang menyesatkan. Tetap bekerja, beribadah, dan mengedepankan yang akhlak mulia. Jaga kekompakan, kejujuran, amanah, serta kerja keras,” katanya.

Lebih lanjut, saat membuka Muswil VI LDII Babel, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Babel M. Yasir Mustafa, yang mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani berharap, kegiatan tersebut menghasilkan keputusan yang demokratis.
“Keputusan yang bijaksana dan mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan negara. Ormas keagamaan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan beragama, dan meningkatkan kualitas SDM. Serta, menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan,” kata Yasir.
Yasir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan merawat kerukunan antarumat beragama. “Sebagai modal sosial dalam mewujudkan Bangka Belitung yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” tutupnya.
Dalam sidang pleno Muswil VI tersebut, dipilih dan diputuskan Ketua DPW LDII Babel masa bakti 2026-2031 adalah Supriyadi, didampingi sekretaris Nardi Pratomo. Selain itu dalam Muswil VI LDII Babel ini dilaksanakan peresmian rumah susun santri Ponpes Arroyan, sebagai sarana pembinaan generasi muda.
Muswil tersebut dihadiri pula unsur Forkopimda, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Kesbangpol Provinsi Kepulauan Babel, Baznas Babel, Kementerian Agama, dan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Peserta terdiri dari perwakilan tujuh DPD LDII kabupaten/kota se-Bangka Belitung, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Anggota DPD RI Bahar Buasan dan Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya sebagai narasumber.














