Pontianak (25/9). DPD LDII Kalimantan Barat menggelar ‘Ngobrol Pintar (ngopi) Bareng’ dengan Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufik Wijaya. Pertemuan tersebut mempertemukan awak media di Pontianak dengan LDII, untuk membahas isu strategis dan agenda kerja prioritas, hingga edukasi digital untuk para pemuda.
Acara yang digelar pada Rabu, (23/9/2026) itu merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Kalimantan Barat yang akan digelar pada Kamis, (24/9/2026).
Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufik Wijaya, menyampaikan beberapa agenda prioritas dan sikap organisasi terhadap berbagai isu strategis, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga edukasi digital bagi generasi muda. Dody menegaskan, LDII berperan aktif lewat pendekatan dakwah bil hal melalui tindakan dan keteladanan mengenai penanganan karhutla.
“Sebagai bagian dari civil society, LDII terus mengimbau warga dan masyarakat untuk melestarikan lingkungan. Kami mewujudkannya melalui program reboisasi, penghijauan, serta pemanfaatan lahan terbengkalai dan lahan gambut di Kalbar agar menjadi lahan produktif dan bernilai guna,” ujar Dody.
Selain upaya konservasi air dan penghijauan yang menggaet generasi muda, LDII juga berupaya menggelar salat istisqa. Salat istisqa merupakan upaya spiritual memohon turun hujan sebagai salah satu solusi mengakhiri bencana karhutla dan kekeringan di berbagai wilayah.
Selain fokus pada lingkungan, Dody menambahkan, LDII menyoroti penguatan bidang pendidikan umum dan digitalisasi yang menjadi bagian dari delapan program kontribusi ‘LDII untuk Bangsa’. “LDII menerapkan pola pendidikan terpadu (boarding school) yang menyandingkan pendidikan umum SMP/SMA di pagi hari dengan pengkajian keagamaan setelah waktu asar hingga isya,” kata dia.

Sementara itu, menghadapi tantangan era digital, LDII juga berupaya melindungi generasi muda dari dampak negatif internet, seperti judi online dan pornografi. “Melalui pelatihan internet sehat, kami mendorong mereka menjadi content creator yang memproduksi konten-konten positif sesuai keahlian yang diminati, mulai dari dunia pertanian, pertukangan, hingga dakwah,” katanya.
Melalui kelompok kerja LDII News Network (LINES) yang tersebar di provinsi hingga kabupaten/kota, LDII terus melatih para pemuda daerah untuk mengelola media digital secara produktif, mengedukasi serta menjaga informasi positif.
Ketua LDII Kalbar, Susanto juga menambahkan, agenda itu menjadi momen diskusi dan menerima masukan untuk LDII demi kemaslahatan umat. “Sejauh ini kami sudah menjalankan berbagai program, mulai dari dakwah, kemudian penghijauan, ketahanan pangan hingga kemandirian ekonomi sejak usia dini lewat program tabungan pelajar yang bekerja sama dengan Bank BSI. Harapannya ini menjadikan kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud,” katanya, mengakhiri.















