Subang (5/8). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mengajak generasi muda LDII untuk menjadi penyejuk di tengah derasnya arus informasi digital dengan menyebarkan dakwah yang santun, menangkal hoaks, serta memperkuat persatuan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan pada penutupan Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) DPD LDII Kabupaten Subang di Graha Baitul Huda Manshurin, Komplek LDII Cilameri, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Minggu (2/8/2026).
Pesan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, dibacakan Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rahmat Effendi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa derasnya arus informasi di era digital membawa tantangan berupa hoaks, provokasi, dan ujaran kebencian yang perlu dihadapi melalui penguatan karakter, nilai keagamaan, dan wawasan kebangsaan.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Wawasan kebangsaan bukan hanya sekadar memahami sejarah atau menghafal Pancasila, melainkan cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang selalu menempatkan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pemuda dan dai untuk terus menghadirkan dakwah yang santun, menyejukkan, serta mampu mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Subang mengapresiasi DPD LDII Kabupaten Subang yang dinilai konsisten melakukan pembinaan generasi muda melalui berbagai program, salah satunya Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI).

Ketua DPD LDII Kabupaten Subang, M. Ipa Slamet Subardhi, menegaskan komitmen LDII untuk terus mendukung program pembangunan pemerintah, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia yang profesional sekaligus religius.
“LDII memiliki komitmen kuat untuk terus mendukung program-program pembangunan pemerintah, khususnya dalam bidang pembinaan sumber daya manusia agar menjadi manusia yang profesional dan religius,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui Perkemahan CAI para peserta dibekali pembinaan karakter agar memiliki kecintaan terhadap alam, menghormati orang tua dan guru, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga melahirkan generasi muda yang religius, berkarakter luhur, berwawasan kebangsaan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjaga keutuhan NKRI.
Perkemahan CAI merupakan salah satu program pembinaan generasi muda yang rutin diselenggarakan LDII sebagai sarana membentuk karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat kebangsaan di kalangan peserta.














