Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Pondok Karakter, Solusi Membangun Karakter Menyambut Indonesia Emas

2020/11/19
in Headlines
0
Makan Pakai Tangan Kanan
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (19/11). Saat pendidikan kian mengedepankan komersialisasi dan mementingkan kecerdasan intelektual, LDII juga memandang pentingnya pembangunan karakter.

LDII meyakini bahwa tanpa karakter yang baik maka pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki seseorang, berpotensi memiliki daya rusak yang besar terhadap suatu peradaban. Karakter yang baiklah yang akan menjadi navigasi bagi pengetahuan dan keterampilan menuju kemajuan peradaban.

Menurut Ketua DPP LDII Basseng Muin, untuk mendukung pembangunan karakter yang dicanangkan pemerintah, LDII menciptakan platform e-learning, pondokkarakter.com. Pondok Karakter berfokus terhadap pembangunan karakter profesional religius. Karakter tersebut merupakan program DPP LDII sejak Munas VII pada 2011. Aplikasi tersebut akan dilansir pada 24 November 2020.

Pondok Karakter bakal menjadi e-learning perdana yang fokus pada pembentukan karakter. Menurut Basseng, LDII menaungi 236 satuan pendidikan, baik pada tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Di sekolah-sekolah itu selain mendapatkan pendidikan formal, para peserta didik memperoleh pendidikan karakter.

Sejak Munas LDII pada 2011 itu, LDII menggelar beragam workshop, diskusi kelompok terpumpun (FGD) dan beragam seminar. Bahkan pakar pendidikan LDII dikirim ke satuan-satuan pendidikan untuk memberikan pelatihan kepada ketua yayasan, kepala sekolah, guru, hingga pamong, “Namun sejak Rakernas LDII 2018, kami mulai memikirkan internet dan teknologi informasi sebagai media membangun karakter,” kata Basseng.

Menurut Basseng, profesional religius adalah individu yang memiliki sifat alim-faqih, ber-akhlakul karimah, dan mandiri atau yang dikenal sebagai Tri Sukses, “SDM religius adalah generasi yang memiliki keterampilan sekaligus memiliki pemahaman agama yang kuat, yang kami harapkan menjadi generasi unggul pada masa depan,” ujarnya.

Basseng yang juga koordinator Education Clearinghouse (ECH) mengatakan, momentum untuk membuat aplikasi Pondok Karakter, dimulai pada 2018. Saat itu LDII mendorong literasi digital atau internet sebagai program kerja dalam Rakernas LDII. Penggunaan internet, menurut Basseng, memungkinkan materi ajar bisa diakses secara luas dan dalam waktu singkat, “Hal ini memungkinkan percepatan dalam proses pembangunan karakter pada satuan-satuan pendidikan,” ujarnya.

ECH menyusun materi-materi dalam pondokkarakter.com secara berkesinambungan, “Saat seorang peserta didik memasuki usia sekolah dasar, para pendidik membutuhkan materi-materi sesuai usia anak. Ketika anak memasuki pendidikan lanjutan, tentu materi untuk sekolah dasar tak relevan. Maka, disediakan pula materi untuk remaja dan seterusnya,” ujar Basseng.

Beragam materi dalam bentuk modul, paper, hingga video dapat diakses dalam Pondok Karakter. Seluruhnya disusun oleh anggota ECH sesuai dengan bidang mereka masing-masing, “Terdapat pula materi untuk para orangtua, karena merekalah yang membentuk karakter anak sejak dalam kandungan,” ujar Basseng.

Menurut Basseng, bila orangtua, penyelenggara pendidikan, kepala sekolah, guru, dan pamong memiliki referensi yang sama, maka pendidikan karakter bisa berhasil, “Bila semua orang memiliki materi pendidikan karakter dan menerapkannya, maka sang anak makin banyak terekspos dengan nilai-nilai moral,” imbuhnya.

Sementara itu pakar pendidikan Siti Nurannisaa mengatakan, pendidikan karakter bukanlah seperti materi ajar biasa. “Pendidikan karakter tidak bisa diajarkan hanya dalam konsep, teori, prosedur, ataupun fakta seperti dalam mata pelajaran. Namun, harus dipelajari, digunakan, dipraktekkan, dicontohkan, diperlihatkan, dalam tindakan dan perilaku yang bisa dirasakan oleh seluruh stakeholders pendidikan,” ujarnya.

Menurut Nisa, penyelenggaraan pendidikan karakter perlu dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Tidak hanya difokuskan pada aspek kognitif yang bersifat teknis, tetapi mampu mentransformasi pendidikan karakter melalui kegiatan mempelajari, mengamalkan, mempraktekkan dalam lingkungan, sehingga menjadi ciri khas dalam berperilaku.

Suasana konferensi pers peluncuran pondokkarakter.com di Surabaya, pada Kamis (19/11).

Ia berpendapat dalam era digital ini, teknologi informasi diharapkan mampu menjadi salah satu bentuk percepatan pendidikan karakter. Menurutnya, pendidikan karakter seperti menanam tanaman, ada proses dan tahapan yang harus dilakukan secara terus menerus, sampai akhirnya buah dan bunganya muncul.

“Targetnya bukan hanya pada hasil akhir perubahan watak atau perilaku, karena sejatinya manusia adalah mahluk yang bertumbuh, maka pendidikan karakter targetnya ada pada sejauh mana konsistensi proses penanaman dan pembiasaan karakter dilakukan di seluruh kehidupan,” tutupnya.

Tags: ECHldiipondokkarakter.com

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Isnanto on Ben Kasyafani Beri Tips Santri dan Mahasiswa Ponpes Syafiurrohman Jember
  • Nanang Naswito on Ratusan Pemuda LDII Kediri Padukan Pengajian dan Penghijauan di Alam Terbuka
  • Nanang Naswito on DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI
  • Kh.Makmun on DPP LDII Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI
  • Nanang Naswito on LDII Papua Barat Daya Hadirkan Konsep Pembinaan Generus yang Edukatif
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

May 27, 2026
Wamenhaj RI Dahnil Anzar Simanjuntak

Dam Tamattu’ Tembus 126 Ribu, Kemenhaj: Peningkatan Luar Biasa

May 23, 2026
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf

Sidak Tenda Arafah, Amirulhaj Peringatkan KBIHU yang Melanggar

May 23, 2026
Abdul Muhaimin Iskandar

Menko PM Cak Imin Apresiasi Skema Armuzna Kemenhaj, Optimistis Puncak Haji Berjalan Lancar

May 23, 2026
Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

Aktris Ida Royani dan Aktor Ben Kasyafani Apresiasi Kurban Ramah Lingkungan Ala LDII

6
Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

Mensyukuri Nikmat di Atas Piring: Mengingat Peran Petani Padi

6
DPP LDII Ingatkan Bahaya Belajar Sejarah, Tapi Tak Pernah Mengambil Hikmahnya

DPP LDII Ingatkan Bahaya Belajar Sejarah, Tapi Tak Pernah Mengambil Hikmahnya

6
LDII Sukoharjo Gelar Bootcamp Perkuat Karakter dan Kemandirian Remaja

LDII Sukoharjo Gelar Bootcamp Perkuat Karakter dan Kemandirian Remaja

4
MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural

May 29, 2026
Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah

May 28, 2026
LDII Jelaskan Makna Ikhlas Berkurban dan Berbagi Lewat Gotong Royong

LDII Jelaskan Makna Ikhlas Berkurban dan Berbagi Lewat Gotong Royong

May 28, 2026
Eco-Kurban LDII untuk Merawat Alam dan Sesama

Eco-Kurban LDII untuk Merawat Alam dan Sesama

May 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • MUI dan LDII Bontang Tegaskan Jaga Kerukunan di Kota Multikultural May 29, 2026
  • Mengenal Rukun Haji, Amalan yang Menentukan Sahnya Ibadah May 28, 2026
  • LDII Jelaskan Makna Ikhlas Berkurban dan Berbagi Lewat Gotong Royong May 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.