Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel

Rutin Diterjang Banjir dan Longsor, LDII Ungkap Strategi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

2024/03/17
in Artikel, Nasional
0
giat LDII

Bencana hidrometeorologi kini tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan di Semarang, banjir menggenangi 30 kelurahan di enam kecamatan. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Bencana hidrometeorologi kini tengah melanda berbagai wilayah di Indonesia. Bahkan di Semarang, banjir menggenangi 30 kelurahan di enam kecamatan.

Terbaru, di Demak, banjir menggenangi 44 desa di delapan kecamatan. Lantas, bagaimana strategi mitigasinya?

Akademisi Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Atus Syahbudin mengungkapkan, Indonesia rentan ditimpa bencana hidrometeorologi karena memiliki topografi permukaan serta kondisi fisik dan kimiawi bebatuan yang beraekaragam. “Sisi positifnya, menghasilkan tanah subur. Namun, dampak negatifnya, memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan kekeringan,” imbuh Atus yang juga Ketua DPW LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

Selain itu, Atus menjelaskan, pemicu lainnya bencana hidrometeorologi adalah aktivitas dan jumlah manusia yang terus meningkat. “Serta abainya upaya pelestarian lingkungan hidup,” katanya.

Akibatnya, luasan hutan di Indonesia semakin berkurang. “Sementara itu, laju pembangunan dan pengusahaan sumber daya mineral terus meningkat. Sehingga, cenderung merusak ekosistem dan membuat alam semakin melemah,” urai Atus.

Meskipun di pusara bencana, pemerintah dan masyarakat dapat memitigasi banjir dan longsor itu. Mitigasi merupakan serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana, “Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mendorong berbagai aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” ujar Atus.

Misalnya, sejak 2012 digulirkan Program Kampung Iklim (ProKlim). Dimulai dari tingkat tapak, yakni dusun atau kelurahan di pedesaan atau RW atau kelurahan di perkotaan. “Dengan demikian, aksi adaptasi dan mitigasi terhadap dampak negatif perubahan iklim dapat dilakukan, termasuk mengurangi emisi gas rumah kaca,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk memitigasi risiko bencana, diperlukan analisis terhadap ancaman, kerentanan, kapasitas dan risiko. “Ancaman atau bahaya, adalah penyebab celaka, cidera, serta hilangnya harta benda dan nyawa,” jelasnya.

Implementasinya, diperlukan sesegera mungkin, beberapa peta zonasi daerah rawan bencana. “Seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Validasinya melalui kejadian sesungguhnya. Dengan tingkat ancaman rendah, sedang, atau tinggi, tergantung irisan antara indeks penduduk terpapar dan indeks ancaman,” ujarnya mengutip Sularso et al. (2021).

Selanjutnya, kerentanan adalah rangkaian keadaan sosial, fisik dan sikap yang memengaruhi masyarakat bertindak guna pencegahan, persiapan, mitigasi, dan tindakan. “Aspek kerentanan beserta bobotnya difokuskan pada empat hal. Pertama adalah aspek sosial, yakni berupa kepadatan penduduk 60%, dan kelompok rentan 40% (rasio jenis kelamin, kelompok usia, penduduk miskin dan cacat),” jelas Atus.

Selanjutnya kerentanan ekonomi terkait lahan produktif 60% dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 40%. Lalu kerentanan fisik yang berasal dari keadaan rumah 40%, fasilitas umum 30%, dan fasilitas kritis 30%. “Yang terakhir adalah kerentanan lingkungan yang meliputi hutan lindung 40%, hutan alam 40%, hutan bakau 10%, dan semak belukar 10%,” katanya.

Selain tingkat ancaman dan kerentanan, kapasitas dan risiko dipertimbangkan pula dalam upaya mitigasi bencana. Kapasitas merupakan kemampuan menanggapi situasi melalui sumber daya manusia, fisik, dan keuangan yang tersedia.

“Kapasitas ini dapat berwujud aturan dan kelembagaan, cerita antar generasi, pelatihan kebencanaan, dan peringatan dini. Kemudian kajian risiko bencana, penanggulangan bencana, dan/atau peningkatan kesiapsiagaan semua lini,” ungkap Atus.

Sedangkan risiko ialah potensi kerugian yang terjadi akibat bencana pada suatu wilayah kurun waktu tertentu (P2MB). Tingkat risiko apakah rendah, sedang, tinggi dicermati pada titik pertemuan antara tingkat kerugian dan tingkat kapasitas.

Kontribusi LDII

Atus menjelaskan, melalui kampanye penanaman pohon (go green), LDII telah mengajak warganya di seluruh Indonesia menanam lebih dari 3,5 juta pohon. “Tahun 2023, LDII memapankan arboretum di lereng utara Gunung Lawu, untuk konservasi insitu plasma nutfah flora pegunungan,” imbuh Atus.

Selain itu, ia mengungkapkan, di ekosistem perairan, LDII melakukan transplantasi terumbu karang, di Banten. “Kami juga aktif melestarikan hutan mangrove di Kalbar, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bangka Belitung, Kaltim, Sulsel, dan lainnya,” rinci pengurus Departemen Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII itu.

Sementara itu, beberapa kampung proklim dan pondok pesantren (ponpes) dalam naungan LDII mengembangkan tanaman herbal, seperti jahe, kunir dan kencur. “Dengan semakin luas tutupan pepohonan dan vegetasi tersebut memungkinkan bumi mampu mencegah terjadi kekeringan di musim kemarau, serta bencana banjir dan longsor di musim penghujan,” jelas Atus.

Bahkan, hasil panen tanaman herbal menyokong pula kemandirian ponpes dengan menyediakan secara rutin minuman kesehatan bagi para santrinya.

Selanjutnya, untuk melestarikan lingkungan hidup, termasuk mengurangi bencana hidrometeorologi pada satuan pemukiman, DPP LDII telah menyosialisasikan upaya adaptasi dan mitigasi proklim secara hybrid dalam webinar “Hanya Satu Bumi: Proklim untuk Kehidupan Berkelanjutan”, pada Juli 2022 lalu.

Pada waktu itu, DPP LDII bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), IPB, UGM, dan Kampung Proklim Lestari Desa Sambak, Magelang, Jawa Tengah, berupaya membumikan pengembangan proklim di seluruh Indonesia.

Program Kampung Iklim KLHK tersebut kini telah disempurnakan oleh LDII. Inovasinya berupa pengembangan kampung iklim atau komunitas iklim berbasis masjid dan gerakan pramuka Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN).

Kisah sukses terobosan LDII ini dapat ditemui di Kampung Proklim Utama Girikerto Ngawi, Kampung Proklim Utama RW5 Pekanbaru Riau dan Kampung Proklim Sangurejo Sleman.

“Pada akhir tahun 2023, Kampung Proklim Sangurejo menerima studi tiru dari Ethiopian Muslims Relief and Development Association (EMRDA), Norwegian Church Aid (NCA), Universiti Putra Malaysia (UPM), dan Dinas Lingkungan Hidup, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah,” pungkas Atus.

Tags: bencana hidrometeorologicuaca ekstrimldiimitigasi bencana

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Priyo Hadi sambodo on LDII Jateng Jadikan Sorgum Pangan Alternatif dan Penggerak Ekonomi
  • Akbar on DPP LDII Ajak Gen Z Berpikir Kritis Sambut Era New Media dalam Pelatihan Jurnalistik Batch 7
  • Yudi on LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media
  • Aris on LDII Jateng Jadikan Sorgum Pangan Alternatif dan Penggerak Ekonomi
  • Nanang Naswito on Ponpes Wali Barokah Maknai Perjuangan Pahlawan dengan Lomba HUT ke-81 RI
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
2.300 Peserta Meriahkan Upacara HUT ke-81 RI yang Dihelat LDII Limo

2.300 Peserta Meriahkan Upacara HUT ke-81 RI yang Dihelat LDII Limo

August 23, 2026
LDII DIY Perkuat Pendampingan Sangurejo Menuju ProKlim Lestari

LDII DIY Perkuat Pendampingan Sangurejo Menuju ProKlim Lestari

August 24, 2026
DPP LDII Ajak Gen Z Berpikir Kritis Sambut Era New Media dalam Pelatihan Jurnalistik Batch 7

DPP LDII Ajak Gen Z Berpikir Kritis Sambut Era New Media dalam Pelatihan Jurnalistik Batch 7

3
Perkuat Sinergi Program Kerja, LDII Hadiri Pisah Sambut Kapolres Lampung Utara

Perkuat Sinergi Program Kerja, LDII Hadiri Pisah Sambut Kapolres Lampung Utara

3
LDII Lamasi Kolaborasi dengan Pemerintah Bersihkan Fasilitas Publik

LDII Lamasi Kolaborasi dengan Pemerintah Bersihkan Fasilitas Publik

3
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

2
LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

August 25, 2026
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

August 25, 2026
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

August 24, 2026
Mencegah Api, Menyelamatkan Kehidupan

Mencegah Api, Menyelamatkan Kehidupan

August 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut August 25, 2026
  • Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM August 25, 2026
  • LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media August 24, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.