Tual (6/5). Pengurus DPD LDII Kota Tual silaturahim dengan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Tual, Echan Rumaf. Silaturahim dipimpin Ketua DPD LDII Kota Tual, Andi Ridwan pada Kamis (30/4) di ruang kerja Kakan Kemenag Kota Tual.
“Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahim serta menyinergikan program kerja organisasi dengan kebijakan Kementerian Agama di tingkat daerah,” ujar Andi Ridwan.
Pada pertemuan tersebut, ia memaparkan “8 bidang pengabdian LDII untuk bangsa” yang menjadi prioritas program kerja organisasi. Terdiri dari wawasan kebangsaan, yang menekankan penguatan nasionalisme dan kesetiaan pada Pancasila serta UUD 1945.
Kedua, dakwah Islam, berupa dakwah yang menyejukkan, profesional, dan berlandaskan pada Al Quran serta Al Hadist. Ketiga, bidang pendidikan yang berfokus pada pembentukan karakter religius dan profesional sejak dini.
Keempat, kesehatan, menitikberatkan pada program promotif dan preventif untuk kesehatan masyarakat. Kelima, ketahanan pangan dan lingkungan hidup, merupakan program untuk mendukung swasembada pangan dan kelestarian alam.
Keenam, ekonomi syariah, merupakan bidang untuk pengembangan ekonomi berbasis syariah bagi umat. Ketujuh, teknologi digital berupa pemanfaatan teknologi secara positif dan produktif.
Kedelapan, energi terbarukan, menjadi kontribusi organisasi pada penggunaan energi ramah lingkungan. “Kami berharap LDII dapat terus menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam membina umat, khususnya di Kota Tual melalui implementasi delapan bidang pengabdian tersebut,” ujar Andi.
Sementara itu, Kakan Kemenag Kota Tual, Echan Rumaf menyambut baik kehadiran pengurus LDII dan mengapresiasi program kerja LDII. “Pintu Kementerian Agama selalu terbuka untuk koordinasi lintas organisasi keagamaan guna menjaga harmoni sosial,” ujarnya.
Echan berharap sinergi ini tidak hanya berhenti pada tataran koordinasi, tetapi berlanjut dalam aksi nyata di lapangan. “LDII bisa menjadi mitra kerja yang solid untuk mewujudkan masyarakat Tual yang religius dan rukun,” ungkapnya.
Echan berpesan agar LDII terus konsisten dalam menyuarakan moderasi beragama dan menjaga kondusivitas daerah. “Tetaplah menjadi organisasi yang inklusif dan teruslah berkontribusi dalam pembangunan mental spiritual masyarakat di Bumi Maren ini,” imbuhnya.
Silaturahim diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam berbagai program keagamaan dan kemasyarakatan di masa mendatang. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu menjadi pondasi kuat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Tual.













