Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Liputan Haji 2012

Derita Nenek Dahniar, Sudah Jatuh Tertimpuk Pula

2012/09/24
in Liputan Haji 2012
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

PAYAH benar nasib nenek Dahniar Jamaludin. Wanita berusia 79 tahun ini mengalami dimensia atau penurunan fungsi kognitif –lebih sederhananya disebut stres dan setengah pikun– begitu tiba di Madinah. Lebih payah lagi, tak ada keluarga yang mendampingi si nenek selama menunaikan ibadah haji.
Saudara atau teman sekampung yang dia kenal pun tiada. Yang kian terasa menyesakkan, si nenek sempat telantar berjam-jam tidak diurus baik oleh rekan-rekan satu kloternya dari Padang, Sumatera Barat, maupun oleh tim medis Misi Haji Indonesia.

Perempuan asal Simpang Empat, Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat itu justru ”diselamatkan” oleh orang lain yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengannya, yakni Riza, staf Kedutaan Brunei Darussalam, yang kebetulan berada di Hotel Dyar Al Huda, tempat kloter Padang menginap. Reza menemukan sang nenek mondar-mandir di luar kamar, di antara lift yang tidak dipahami Dahniar cara menggunakannya, dan di lorong-lorong hotel. Usut punya usut, nenek Dahniar ternyata sengaja dikunci di luar kamar oleh rekan-rekannya sendiri yang tengah menjalankan ibadah shalat di Masjid Nabawi dilanjutkan dengan belanja berjam-jam.

Riza, yang kebetulan kenal dengan wartawan Indonesia, lantas mencoba mencari bantuan. Dia pun mengabarkan kondisi sang nenek yang telantar itu. Minggu (23/9) siang waktu Arab Saudi, rombongan wartawan yang tengah meliput di Madinah, mengambil alih ”tugas” Riza mengurus si nenek. Laporan ke petugas haji dan tim medis Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Madinah pun disampaikan. Tapi, hingga hampir dua jam, tak satu pun petugas medis dan haji muncul. Si Nenek terlihat makin gelisah. Tanpa selimut, hanya mengenakan mukena bagian atas, jelas sekali dia kedinginan akibat pendingin
udara hotel.

Dahniar sebenarnya tidak berangkat sendirian. Empat tahun lalu ketika mendapatkan nomor porsi, dia mendaftar bersama anak perempuannya, Desniawati (53). Namun suratan nasib bicara lain. Menjelang keberangkatan, Desniawati meninggal dunia. Keluarga berupaya keras ”menyisipkan” anak Desniawati
sebagai pengganti pendamping Dahniar. Nomor porsi yang dipakai tentu saja nomor yang ditinggalkan Desniawati. Tapi, aturan pelaksanaan haji tidak mengiznkan ”penyisipan” atau pergantian orang semacam itu. Maka jadilah nomor Desniawati diisi orang lain, sementara sang nenek mau tak mau
berangkat sendirian ke Tanah Suci.

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Belum tergerus rasa kehilangan Dahniar atas kepergian Desniawati, dia mesti berangkat ke Tanah Suci. Di negeri orang, dia dilalaikan saudara seperjalanan. Sri Efenti Syamsuir, perawat yang bertugas di Kloter I Padang, mengatakan bahwa sang nenek ”dilarang” masuk kamar oleh rekan-rekannya karena sering buang hajat sembarangan. Selain itu, Dahniar juga acapkali mengubek-ubek koper orang lain, tak jelas apa yang dicari. ”Dia kadang berak di kasur dan kencing sembarangan. Teman sekamarnya sudah berusaha mengarahkan, tapi tidak bisa. Mereka akhirnya menyerah dan meminta kami (tim medis kloter) mengurus. Kami sudah urus dia, tapi kan ada keterbatasan-keterbatasan. Kami lantas lapor ke BPHI (Balai Pengobatan Haji Indonesia), tapi belum mendapat jawaban,” ujar Efenti, yang baru keluar kamar setelah pintunya digedor oleh wartawan.

Efenti mengaku tengah merawat satu nenek jompo lain di kamarnya sehingga tak bisa mengurus penuh Dahniar. Dokter kloter, Tommy, sedang mencari bantuan ke BPHI Madinah. Tommy harus berjalan kaki karena tidak menemukan taksi –yang memang sangat jarang– sehingga membutuhkan waktu berjam-jam untuk menemukan markas BPHI. Dia memang baru tiba di Madinah sehingga belum paham situasi. Sementara Tommy pergi, Efenti di kamar, dan rombongan kloter shalat di Nabawi, semua kamar di kunci. Sang nenek dibiarkan di luar kamar tak boleh masuk. Makin streslah dia.

Ketika tim medis BPHI tiba, urusan tak sertamerta beres. Sempat terjadi perdebatan panjang antara tim medis BPHI dengan tim medis kloter soal siapa yang seharusnya lebih tepat merawat si nenek. Dokter Jojok Santoso, ahli jiwa BPHI, meminta Dahniar tetap dirawat tim medis kloter, bukan malah diasingkan, agar cepat pulih. ”Dia mengalami keterkejutan mental dan ini sementara. Jangan diasingkan, karena itu akan memperparah. Dia justru harus sering diajak berkomunikasi,” katanya. Tapi, rekan serombongannya bersikukuh menolak saran itu. Mereka beralasan sudah tak sanggup lagi mengurus si nenek. Susah memang. Tanpa ikatan kekerabatan sama sekali, bagaimana mereka sanggup membersihkan kotoran orang di kasur, saban hari pula?
”Teman-teman sekamarnya sudah tidak sanggup lagi bantu. Mereka kan juga harus ibadah. Kalau terus-terusan menjaga si nenek, apalagi kalau pas berak di kasur, kan berat juga,” kata Efenti.

Setelah melakukan negosiasi selama hampir tiga jam, barulah tim medis BPHI dan dokter kloter mencapai kesepakatan; Dahniar dirawat sementara di BPHI, kalau sudah pulih dikembalikan ke kloter. Dahniar tak bisa bersungut-sungut. Dia tak paham apa yang diperdebatkan oleh para calon penolongnya itu. Yang jelas, menjelang petang, dia diajak berkemas untuk pindah ke ruang perawatan BPHI –yang jaraknya tak lebih dari satu kilometer dari Dyar Al Huda tempatnya menginap. Kepala Misi Haji Indonesia Daerah Kerja Madinah, Ahmad Jauhari Chariri, mengatakan, Dahniar kini sudah diurus dengan baik. Sang nenek telah dirawat dan mulai stabil. ”Saya sudah jenguk beliau dan kondisinya stabil,” kata Jauhari.

Payah benar Dahniar. Andai aturan haji tak dipasang kaku, dia tentu akan berangkat bersama salah satu anggota keluarganya sebagai pendamping. Andai tim medis tak berdebat dulu soal siapa yang paling berkewajiban merawat, dia tentu akan lebih cepat tertangani. Tapi apa pun, Dahniar kini sudah
mendapatkan perawatan yang bagus di BPHI. Hanya aturan main soal pendamping itu yang tampaknya perlu dikaji ulang. Dalam kondisi darurat seperti kasus Dahniar, tak bisakah aturan dibuat luwes?

(Dep. KIM DPP LDII, dari Madinah)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • sri wijayati on Merdeka Sejati
  • H. Warsito on LDII Papua Selatan Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan
  • H. Warsito on LDII Hadiri Harlah ke-51 MUI Purwakarta, Perkuat Sinergi Ormas Islam
  • H. Warsito on LDII Hadiri Harlah ke-51 MUI Purwakarta, Perkuat Sinergi Ormas Islam
  • H. Warsito on LDII Towuti dan Pemuda Kompak Bersihkan Lingkungan Desa Langkea Raya
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

August 28, 2026
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

August 24, 2026
Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

Kabar Baik, Muhammad Shobrian Widyansyah Generasi Muda LDII Masuk Skuad Utama Persela Lamongan

3
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

3
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

3
Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

Warga LDII Periuk Jaya Gelar Lomba Agustusan di Sawangan Depok

3
LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah

LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah

August 28, 2026
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha

Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha

August 28, 2026
Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

August 28, 2026
LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

August 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Perkuat Organisasi dari Akar Rumput, Padukan Konsolidasi dengan Green Dakwah August 28, 2026
  • Wujudkan Kemandirian Ekonomi, LDII Takalar Dorong Pemuda Berani Berwirausaha August 28, 2026
  • Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII August 28, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.