Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Kaya

2009/05/25
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Susah untuk mendefinisikan kaya. Sebab ia berubah – ubah seiring berkembangnya waktu. Dulu punya sepeda saja bisa dikatakan kaya. Kemudian berkembang, disebut kaya kalau punya ‘honda’. Orang kampong saya menyebutnya udug. Kemudian hal itu tak berlaku lagi, karena baru dikatakan kaya kalau sudah mengendarai mobil. Terus, terus dan terus berkembang. Tak ada habisnya. Bahkan daftar orang kaya pun terus berubah dari tahun ke tahun. Tapi ada kesepakatan tentang kemiskinan. PBB lewat organisasi underbownya: ILO dan WHO – mengeluarkan definisi jelas, bahwa dikatakan miskin kalau penghasilan perharinya kurang dari US $ 2. Atau kalau dikurskan menjadi sekitar IDR 20.000,-. Inilah garis kemiskinan itu. Namun, tiba – tiba saja memory saya terbang jauh ke jaman mahasiswa dulu. Salah satu mentor saya – Mas Fauzan Luthfi – dalam satu kesempatan pernah berkata ketika kita punya istri, sepetak kamar untuk tempat berteduh dan pembantu, maka status kita adalah raja. Predikat raja pantas disematkan di pundak kita. Jika kita punya istri dan rumah untuk tempat tinggal, maka status kita adalah kaya. Bukan fakir atau miskin apa lagi. Ini, yang kucari.

Perburuan status dan predikat kaya sudah menjadi fenomena umum umat manusia, dari dulu sampai sekarang. Seperti lampu yang dikejar para laron. Bahkan saking menderunya, apapun dilakukan. Segala cara ditempuh. Berbagai upadaya ditebas. Tak kenal halal, tak kenal haram yang penting ujungnya: kaya. Sebab kaya adalah strata. Kaya adalah penghormatan, meski besar pengorbanannya. Medan perburuan sedemikian dramatisnya, sulit dan berat, sampai – sampai banyak kata terucap: cari haram saja susah, apalagi yang halal. Dunia oh dunia, begitu dalam membiusnya.

Tak ayal lagi, jarang manusia yang berspirit takut kaya. Padahal esensinya inilah yang dicari. Semua orang terlahir miskin, jadi tidak perlu takut miskin lagi bukan? Sebab dari asalnya sudah miskin. Sedangkan kaya adalah sesuatu yang baru dengan segala problematikanya. Sudah siapkah kita dengan dunia yang baru yang disebut dengan sebutan orang kaya itu?

Nah, sebelum kita sampai di sana, di ranah kaya, harta dan benda – kajen keringan – kayakanlah hati kita dulu. Besarkanlah jiwa kita dahulu. Bahwa ada standar minimal yang bisa mengharu – biru suasana kekayaan hati kita. Bukan kuantitas, tetapi kualitas. Landasan utama untuk berteriak; eureka! Sebab pada hakikinya kita telah menjadi kaya bahkan menjadi seorang raja. Dari beberapa tafsiran dan definisi, mungkin hadits ini bisa dijadikan rujukan arti kaya yang lebih sederhana dan mengena. Lebih membahana dan lebih bisa dirasa untuk dihayati apa adanya.

Dari Abu Abdirrahman al-Hubuli, dia mengatakan, aku pernah mendengar Abdullah bin Amr bin al-‘Ash dan dia ditanya oleh seseorang, orang itu mengatakan, “Bukankah aku termasuk salah satu fakir Muhajirin?” Abdullah balik menanyainya, “Apakah kamu mempunyai seorang istri tempat engkau kembali?” Orang itu menjawab, “Ya.” Abdullah bertanya lagi, “Apakah engkau memiliki rumah yang bisa engkau tinggali?”  Orang itu menjawab, “Ya.” Abdullah lalu mengatakan, “Kalau begitu engkau termasuk orang kaya.” Orang itu berkata lagi, “Sesungguhnya aku memiliki seorang pembantu.” Abdullah mengatakan, “Kalau begitu engkau termasuk raja.” (Rowahu Muslim – hadits mauquf).

Banyak orang yang terlupa dengan spirit hadits di atas. Bahkan nggak populer, karena bius dunia. Semangat kesederhanaannya hilang. Yang ada adalah saling mengungguli, antara satu dengan yang lain. Kaya adalah serentetan perabot rumah beserta isinya. Segandengan kendaraan dan rasa bangganya. Sekumpulan rasa wah terhadap sekitarnya. Padahal, ada yang lebih sederhana, sebagai pelengkap hati yang kaya, kayanya diri yaitu ketika kita memiliki istri dan rumah sendiri. Serempak dengan spirit redaksi hadits ini adalah hadits yang menyatakan miskin bagi lelaki yang belum beristri.

Masa depan adalah misteri, nggak ada yang tahu kita mau jadi apa. Jalanilah hidup ini apa adanya, seperti air mengalir. Isilah hati dan jiwa kita dengan paradigma kaya hati. Penuhi jiwa kita dengan ghina nafs. Ini yang paling penting dan genting. Sebab darinya bisa menelurkan kesederhanaan dalam berpikir dan kesahajaan dalam mengambil keputusan serta keindahan dalam memandang hidup. Tidak grangsang. Tidak ngoyo. Tapi bisa sakdermo. Nrimo ing pandum.

Maka selain menyempurnakan agama, ketika seorang lajang menikah, maka statusnya dia merintis jalan menuju kaya. Setengah kakinya sudah berada di area kaya, tinggal selangkah lagi demi kesempurnaannya. Yang penting, mari sadari betul bahwa mau kaya itu gampang dan mau jadi raja itu juga gampang (kalau Allah paring). Caranya pahamilah dalam – dalam hadits di atas. Sayangnya, banyak orientasi, pemikiran dan keyakinan kita masih berada di seberangnya atau malah menerjang dengan kuatnya – breakthrough, sehingga hancurlah semua. Kaya hati tidak. Kaya harta tidak. Kaya pemikiran tidak. Bahkan kaya cita – cita pun tidak. Alangkah sedihnya. Yang ada hanya rintihan, keluhan dan kesahan: oh kaya – kaya,… betapa susahnya. Padahal hidup itu sendiri adalah kekayaan yang melimpah. Siapa memungkirinya?

Oleh : Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Sujud (lagi)
  • Marsudi hadi Mulyono on Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama
  • Al Hilal on Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, LDII Kotabaru Silaturahim dengan LDII Paser
  • Catur Wati on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • sahrudin udin on Silaturahim dengan Kapolres Baru, LDII Luwu Timur Sinergi Jaga Kerukunan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

October 22, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

4
DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

5
Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

25
Sujud (lagi)

Sujud (lagi)

1
DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri

October 26, 2026
LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut

October 26, 2026
LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian

October 26, 2026
Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

Hadiri HSN di Ponpes LDII, Kakan Kemenag Kota Padang Tekankan Kemandirian Santri

October 26, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPK Banten Bina Kearsipan LDII Banten, Dorong Sinergi Literasi untuk Santri October 26, 2026
  • LDII Banyuwangi Bekali 100 Pemuda Keterampilan Cukur Rambut October 26, 2026
  • LDII Bangkok Bekali Generus Putri Keterampilan Menjahit untuk Bangun Kemandirian October 26, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.