Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

DPP LDII: Pancasila Ciptakan Sosio-nasionalisme dan Dorong Perdamaian Dunia

2024/06/01
in Nasional
3
Foto Ilustrasi: Kumparan.

Foto Ilustrasi: Kumparan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (1/6). Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Momen ini merupakan tanda kemerdekaan Indonesia dari Jepang pada 1945. Ketua DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono mengajak untuk mengenang Hari Lahir Pancasila tersebut untuk terus menjaga nasionalisme dan internasionalisme.

Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro itu mengatakan, gempuran informasi dan ketidakpastian global membayangi masa depan berbagai bangsa di dunia. Nasionalisme Indonesia yang didasarkan atas Pancasila menjadi semakin penting. Sebab, nasionalisme yang didasarkan atas Pancasila ini sudah terbukti mampu menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu dari internal maupun eksternal.

“Kalau kita lihat sejarah perjalanan dari bangsa Indonesia, semangat nasionalisme yang didasari atas ideologi pancasila telah mampu mengantarkan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya,” kata Singgih pada Sabtu (1/6).

Hari lahir Pancasila ditandai oleh pidato yang dilakukan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pidatonya pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Semangat nasionalisme dari pendahulu bangsa yang akhirnya membuat Indonesia menghadapi tentara Jepang dan tentara Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Semangat nasionalisme yang terkandung dalam butir-butir Pancasila yang kemudian juga membuat Indonesia mampu menghadapi berbagai macam rongrongan dari ideologi lain, termasuk ideologi komunisme.

Di samping itu juga, dengan nasionalisme yang didasari atas Pancasila, bangsa Indonesia juga berhasil melakukan konsolidasi secara internal dari macam-macam upaya untuk membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memecah belah bangsa. Sehingga NKRI bisa eksis sampai sekarang ini.

“Kuncinya adalah persatuan yang merupakan salah satu dari sila Pancasila yaitu sila yang ke-3 Persatuan Indonesia. Sila Persatuan Indonesia ini kalau kita lihat sila-sila sebelumnya yaitu kemanusiaan dan ketuhanan, kemudian sila-sila sesudahnya yaitu demokrasi kemudian keadilan sosial, maka posisi sila Persatuan Indonesia ada di tengah-tengah. Ini menunjukkan Persatuan Indonesia itu penting,” ujarnya.

Dalam hubungan nasionalisme dan internasionalisme, Guru Besar Sejarah Maritim itu menjelaskan bahwa nasionalisme di dalam Pancasila merupakan satu sistem yang hingga kini terbukti mampu untuk mempersatukan berbagai macam suku bangsa, agama dan kepercayaan. Hal ini sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Namun demikian bahwa semangat nasionalisme tidak berarti harus membenci bangsa maupun negara lain — yang disebut Bung Karno sebagai sosio-nasionalisme. Indonesia tetap harus menjalin kerjasama dengan dunia internasional, saling membantu dan menghormati negara lain. Sehingga, tidak menjadikan nasionalisme ini menjadi chauvinisme, atau menganggap bangsa lain itu rendah dan harus diperangi maupun dikuasai.

“Kita harus menjaga hubungan internasional. Jadi turut memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan cara seperti itu Insya Allah Indonesia bisa menjadi contoh yang baik. Nasionalismenya kuat, tetapi juga mau bekerjasama dengan bangsa lain,” ujarnya.

Singgih menilai, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ancaman-ancaman persatuan masih terus dihadapi bangsa Indonesia, baik secara politik, kesukuan, keagamaan. Beberapa hal tersebut sangat rawan terjadinya perpecahan. Oleh sebab itu, dia mengajak bangsa Indonesia menjaga Pancasila ini sebagai warisan dari para pendahulu bangsa untuk generasi yang akan datang.

“Jangan kita rusak dari generasi kita. Sebab, kita akan berdosa kepada para pendahulu kita dan kita juga berdosa kepada anak cucu, jika kita mewarisi Indonesia dalam keadaan yang compang-camping, dalam keadaan yang tidak satu. Marilah peringatan Hari Pancasila ini kita betul-betul melakukan refleksi bagaimana menanamkan nasionalisme, menanamkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan pribadi masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya.

Tags: Hari Lahir Pancasilaldii

Comments 3

  1. Caca says:
    2 years ago

    Salam Pancasila. Mari kita gelorakan semangat para pendahulu kita untuk mewujudkan Indonesia Emas (Warga LDII pasti bisa).

    Reply
  2. Bapaparjo says:
    2 years ago

    Pancasila pemersatu bangsa, ok

    Reply
  3. H. Sunadi AM says:
    2 years ago

    LDII selalu berkontribusi nyata di 8 bidang, semoga makin lancar kedepan.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Nanang Naswito on LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI
  • RAHMAT WAHID on LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI
  • Rubiyo on DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026
  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

2
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

1
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua

February 16, 2026
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

February 16, 2026
SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita February 16, 2026
  • Musda X LDII Mojokerto Kembali Tetapkan Suharto Sebagai Ketua February 16, 2026
  • DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026 February 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.