Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

DPP LDII: Pancasila Ciptakan Sosio-nasionalisme dan Dorong Perdamaian Dunia

2024/06/01
in Nasional
3
Foto Ilustrasi: Kumparan.

Foto Ilustrasi: Kumparan.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (1/6). Hari Lahir Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni. Momen ini merupakan tanda kemerdekaan Indonesia dari Jepang pada 1945. Ketua DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono mengajak untuk mengenang Hari Lahir Pancasila tersebut untuk terus menjaga nasionalisme dan internasionalisme.

Tahun ini, peringatan tersebut mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”. Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro itu mengatakan, gempuran informasi dan ketidakpastian global membayangi masa depan berbagai bangsa di dunia. Nasionalisme Indonesia yang didasarkan atas Pancasila menjadi semakin penting. Sebab, nasionalisme yang didasarkan atas Pancasila ini sudah terbukti mampu menghadapi berbagai macam tantangan, baik itu dari internal maupun eksternal.

“Kalau kita lihat sejarah perjalanan dari bangsa Indonesia, semangat nasionalisme yang didasari atas ideologi pancasila telah mampu mengantarkan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya,” kata Singgih pada Sabtu (1/6).

Hari lahir Pancasila ditandai oleh pidato yang dilakukan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Pidatonya pertama kali mengemukakan konsep awal Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Semangat nasionalisme dari pendahulu bangsa yang akhirnya membuat Indonesia menghadapi tentara Jepang dan tentara Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Semangat nasionalisme yang terkandung dalam butir-butir Pancasila yang kemudian juga membuat Indonesia mampu menghadapi berbagai macam rongrongan dari ideologi lain, termasuk ideologi komunisme.

Di samping itu juga, dengan nasionalisme yang didasari atas Pancasila, bangsa Indonesia juga berhasil melakukan konsolidasi secara internal dari macam-macam upaya untuk membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memecah belah bangsa. Sehingga NKRI bisa eksis sampai sekarang ini.

“Kuncinya adalah persatuan yang merupakan salah satu dari sila Pancasila yaitu sila yang ke-3 Persatuan Indonesia. Sila Persatuan Indonesia ini kalau kita lihat sila-sila sebelumnya yaitu kemanusiaan dan ketuhanan, kemudian sila-sila sesudahnya yaitu demokrasi kemudian keadilan sosial, maka posisi sila Persatuan Indonesia ada di tengah-tengah. Ini menunjukkan Persatuan Indonesia itu penting,” ujarnya.

Dalam hubungan nasionalisme dan internasionalisme, Guru Besar Sejarah Maritim itu menjelaskan bahwa nasionalisme di dalam Pancasila merupakan satu sistem yang hingga kini terbukti mampu untuk mempersatukan berbagai macam suku bangsa, agama dan kepercayaan. Hal ini sesuai dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Namun demikian bahwa semangat nasionalisme tidak berarti harus membenci bangsa maupun negara lain — yang disebut Bung Karno sebagai sosio-nasionalisme. Indonesia tetap harus menjalin kerjasama dengan dunia internasional, saling membantu dan menghormati negara lain. Sehingga, tidak menjadikan nasionalisme ini menjadi chauvinisme, atau menganggap bangsa lain itu rendah dan harus diperangi maupun dikuasai.

“Kita harus menjaga hubungan internasional. Jadi turut memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan cara seperti itu Insya Allah Indonesia bisa menjadi contoh yang baik. Nasionalismenya kuat, tetapi juga mau bekerjasama dengan bangsa lain,” ujarnya.

Singgih menilai, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ancaman-ancaman persatuan masih terus dihadapi bangsa Indonesia, baik secara politik, kesukuan, keagamaan. Beberapa hal tersebut sangat rawan terjadinya perpecahan. Oleh sebab itu, dia mengajak bangsa Indonesia menjaga Pancasila ini sebagai warisan dari para pendahulu bangsa untuk generasi yang akan datang.

“Jangan kita rusak dari generasi kita. Sebab, kita akan berdosa kepada para pendahulu kita dan kita juga berdosa kepada anak cucu, jika kita mewarisi Indonesia dalam keadaan yang compang-camping, dalam keadaan yang tidak satu. Marilah peringatan Hari Pancasila ini kita betul-betul melakukan refleksi bagaimana menanamkan nasionalisme, menanamkan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan pribadi masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya.

Tags: Hari Lahir Pancasilaldii

Comments 3

  1. Caca says:
    2 years ago

    Salam Pancasila. Mari kita gelorakan semangat para pendahulu kita untuk mewujudkan Indonesia Emas (Warga LDII pasti bisa).

    Reply
  2. Bapaparjo says:
    2 years ago

    Pancasila pemersatu bangsa, ok

    Reply
  3. H. Sunadi AM says:
    2 years ago

    LDII selalu berkontribusi nyata di 8 bidang, semoga makin lancar kedepan.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Dani Jumeri on Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi
  • Dani Jumeri on Komunitas Teman Tuli LDII Gelar Pengajian Disabilitas di Ponpes Minhaajurrosyidin
  • Arif Widiyanto on Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
  • legiman - on LDII Perkuat Diplomasi One Health Indonesia di Simposium Internasional Brisbane
  • agus setiono on Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

June 29, 2026
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

June 29, 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, LDII Bersama TNI-Polri Gelar Aksi “Bakti Religi”

June 29, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

June 29, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

9
Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

Wapres Gibran: Permata CAI Cetak Generasi Mandiri Sambut Bonus Demografi

8
Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

Apresiasi Perhelatan Permata CAI 2026, Ketum LDII: Pembinaan Generasi Unggul Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

4
Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

Ketua Umum DPP LDII: Piala Dunia 2026 Pelajaran untuk Hormati Perbedaan dan Junjung Sportivitas

2
LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil

LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil

July 2, 2026
PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik

PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik

July 2, 2026
Jamarat

Perjalanan Meniti Surgawi di Bawah Langit Mekkah

July 1, 2026
Jemaah Haji indonesia

Hari ke-71 Operasional Haji, Kemenhaj Fokus Layani Jemaah yang Masih di Madinah

July 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Kalbar Gelar Konsolidasi Organisasi Jelang Muswil July 2, 2026
  • PC LDII Tanah Grogot Ajak Remaja Putri Ubah Limbah Jerigen Jadi Tas Estetik July 2, 2026
  • Perjalanan Meniti Surgawi di Bawah Langit Mekkah July 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.