Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Aksi Tritura Cermin Kepemimpinan Generasi Muda

2025/01/09
in Opini
3
Pada 10 Januari 1966, sejarah Indonesia mencatat peristiwa penting yang melibatkan peran besar pemuda dalam menentukan arah perjalanan bangsa. Ilustrasi: LINES

Pada 10 Januari 1966, sejarah Indonesia mencatat peristiwa penting yang melibatkan peran besar pemuda dalam menentukan arah perjalanan bangsa. Ilustrasi: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Thonang Effendi*)

Pada 10 Januari 1966, sejarah Indonesia mencatat peristiwa penting yang melibatkan peran besar pemuda dalam menentukan arah perjalanan bangsa. Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) menjadi simbol semangat perubahan yang dimotori oleh mahasiswa dan pemuda Indonesia. Mereka menuntut pembubaran PKI, pembersihan kabinet dari unsur-unsur G30S/PKI, dan penurunan harga kebutuhan pokok yang melambung tinggi. Tuntutan ini lahir dari kegelisahan terhadap kondisi bangsa yang terpuruk akibat krisis ekonomi, politik, dan sosial. Pemuda pada masa itu menunjukkan keberanian, kepemimpinan, dan solidaritas yang luar biasa dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Kepemimpinan Pemuda dalam Peristiwa Tritura

Peristiwa Tritura menjadi bukti nyata bahwa pemuda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan. Kepemimpinan mereka tidak hanya terlihat dalam keberanian mengorganisasi aksi massa, tetapi juga dalam kematangan berpikir untuk memperjuangkan kepentingan nasional di atas segala golongan. Mereka meneladani semangat juang yang penuh pengorbanan, keyakinan pada kebenaran, dan komitmen pada perubahan.

Inspirasi dari Tritura mengajarkan bahwa pemuda bukan sekadar penerus bangsa, tetapi juga penggerak utama perubahan. Pemimpin-pemimpin muda saat itu mampu memadukan idealisme, keberanian, dan kecintaan pada tanah air untuk menciptakan momentum perubahan yang signifikan. Semangat ini relevan untuk diteruskan oleh generasi muda saat ini dalam menghadapi tantangan di era modern.

Menyikapi Era VUCA dan Revolusi Industri 5.0

Saat ini, generasi muda menghadapi tantangan yang berbeda tetapi tidak kalah kompleks. Era *Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity (*VUCA) dan Revolusi Industri 5.0 menghadirkan dinamika global yang cepat berubah, penuh ketidakpastian, dan membutuhkan kecakapan tinggi untuk beradaptasi. Dalam konteks ini, semangat dan jiwa kepemimpinan pemuda dari peristiwa Tritura dapat menjadi inspirasi untuk menyikapi kondisi bangsa di masa kini.

Generasi muda perlu memahami bahwa mereka adalah pelaku utama dalam menciptakan solusi bagi permasalahan bangsa, baik itu dalam bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Kesiapan untuk menghadapi era digital, kompetensi dalam teknologi, serta kemampuan berpikir kritis dan inovatif harus dibarengi dengan semangat kebangsaan dan karakter yang kokoh.

Bonus Demografi: Peluang Menuju Indonesia Emas 2045

Indonesia saat ini berada di ambang bonus demografi, yaitu kondisi di mana jumlah penduduk usia produktif jauh lebih besar dibandingkan usia tidak produktif. Potensi ini menjadi peluang emas untuk meningkatkan daya saing bangsa di kancah global. Namun, tanpa persiapan yang matang, bonus demografi bisa menjadi bumerang yang memperparah pengangguran, ketimpangan, dan instabilitas sosial.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2045, penduduk Indonesia diproyeksikan mencapai 318,96 juta jiwa, dengan sekitar 69,3% berusia produktif.

Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, generasi muda harus dipersiapkan dengan baik. Mereka harus menjadi pemimpin yang tangguh, inovator yang humanis, dan individu yang memiliki daya juang tinggi. Pondasi utama yang harus dibangun adalah karakter luhur yang memadukan nilai-nilai profesionalitas dan religiusitas. Berikut karakter generasi muda sebagai insan profesional religius:

  1. Tri Sukses: Membentuk generasi yang berbudi pekerti luhur (akhlakul karimah), berilmu (alim faqih), dan mandiri.
  2. Empat Tali Keimanan: Menguatkan spiritualitas melalui sikap bersyukur, mempersungguh, mengagungkan, dan berdoa.
  3. Enam Tabiat Luhur: Menanamkan nilai jujur, amanah, mujhid-muzhid, rukun, kompak, dan kerja sama yang baik.
  4. Tiga Prinsip Kerja: Menekankan hasil yang sesuai standar (bener), usaha yang sepadan (kurup), dan janji target pekerjaan yang ditepati
  5. Empat Roda Berputar: Mendorong gotong royong dan empati sosial dengan yang bisa mengajari kepada yang tidak bisa, yang kuat membantu kepada yang lemah, yang ingat mengigatkan kepada yang lupa dan yang salah dinasihati dan diarahkan untuk bertobat.
  6. Lima Syarat Kerukunan: Mengajarkan komunikasi yang baik, kesabaran, dan perhatian terhadap sesame dengan bicara yang baik – pahit madu, sabar keporo ngalah, bisa dipercaya dan mempercayai orang lain, tidak merusak harta benda, diri dan kehormatan orang lain dan menjaga perasaan serta saling memperhatikan.
  7. Empat Maqodirulloh: Mendorong ketangguhan dalam menghadapi ujian hidup dengan bersyukur ketika mendapatkan nikmat, sabar ketika mendapatkan cobaan, istirja’ ketika mendapatkan musibah dan bertaubat ketika bersalah.

Semangat juang pemuda dalam Tritura memberikan pelajaran berharga tentang arti kepemimpinan, keberanian, dan cinta tanah air. Semangat ini tetap relevan untuk menghadapi tantangan masa kini, seperti VUCA dan Revolusi Industri 5.0. Dengan integrasi nilai-nilai 29 karakter luhur, generasi muda Indonesia dapat menjadi insan profesional religius yang siap membawa bangsa ini menuju kejayaan Indonesia Emas 2045.

Referensi:

  1. “Tritura 1966 dan Peran Pemuda Indonesia,” Sejarah Nasional Indonesia, kemdikbud.go.id.
  2. “Bonus Demografi dan Tantangan Masa Depan Bangsa,” Badan Pusat Statistik (BPS), bps.go.id.
  3. “Revolusi Industri 5.0: Masa Depan yang Humanis,” Kementerian Komunikasi dan Informatika, kominfo.go.id.
  4. “Internalisasi Nilai Nilai Konstitusi: Kunci Utama Pembangunan Indonesia Emas 2045, Kementerian Sekretaris Negera, setneg.go.id

*) Thonang Effendi adalah Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII sekaligus pemerhati dan praktisi pendidikan karakter generasi penerus bangsa.

Tags: Aksi TrituraKepemimpinan Generasi Muda

Comments 3

  1. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    1 year ago

    29 karakter luhur akan membentuk generasi bangsa yang profesional religius..
    Semoga barokah

    Reply
  2. Abu Sajaroh says:
    1 year ago

    Semoga Allah paring barokah Kak Tonang. Keren euy

    Reply
  3. Herlan says:
    1 year ago

    Setuju bahwa generasi muda sebagai penggerak perubahan

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Arief Taufan Nugroho on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Ahmad Abdussalam on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Al Hilal on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Sarak on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Solihan H on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

March 31, 2026
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

March 30, 2026
Perkuat Toleransi, Tokoh Katolik Silaturahim dengan Ketua LDII Kebumen

Perkuat Toleransi, Tokoh Katolik Silaturahim dengan Ketua LDII Kebumen

March 29, 2026
Manfaatkan Momentum Idul Fitri, LDII Luwu Gelar Silaturahim Bertema Touring Halal Bi Halal

Manfaatkan Momentum Idul Fitri, LDII Luwu Gelar Silaturahim Bertema Touring Halal Bi Halal

March 31, 2026
Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

11
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

10
solat eid wali barokah

Pesan Moral Salat Idul Fitri dari Ponpes Wali Barokah: Tekunkan Ibadah dan Perkuat Ukhuwah

4
ldii ntb

Pengurus LDII Hadiri Open House Gubernur NTB Perkuat Silaturahim

4
kemenag Blora LDII

Kemenag Blora Silaturahim ke LDII, Perkuat Ukhuwah

April 1, 2026
Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

April 1, 2026
Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

April 1, 2026
sukoharjo takjil

LDII Sukoharjo Bagikan 1.000 Takjil di Simpang Patung Jamu

April 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kemenag Blora Silaturahim ke LDII, Perkuat Ukhuwah April 1, 2026
  • Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis April 1, 2026
  • Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat April 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.