Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Mudik Lebaran: Berbagi Kisah dari Perantauan

2025/03/28
in Opini
3
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Thonang Effendi*)

Mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang kampung. Ia adalah kisah rindu yang terbayar, kisah perjuangan yang diceritakan, dan kisah harapan yang terus menyala. Dari generasi ke generasi, tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan perantau.

Tradisi mudik sudah ada sejak zaman kerajaan di Indonesia, bahkan sebelum Majapahit dan Mataram Islam. Kata “mudik” berasal dari bahasa Jawa, singkatan dari mulih dilik, yang berarti pulang sebentar ke kampung halaman. Dalam bahasa Melayu, “udik” berarti hulu atau ujung, mengacu pada kebiasaan masyarakat Melayu yang bermigrasi dari hilir ke hulu untuk bertemu sanak saudara.

Istilah mudik lebaran mulai populer pada tahun 1970-an ketika banyak penduduk desa merantau ke kota-kota besar seperti Jakarta. Sejak saat itu, mudik menjadi ritual tahunan yang dinanti, di mana perjalanan bukan hanya soal fisik, tetapi juga perjalanan hati untuk menyambung silaturrahim dan mengenang masa lalu.

Kisah Perantau: Dari Perjuangan hingga Keberhasilan

Setiap orang yang merantau memiliki dinamika kehidupan yang berbeda-beda. Hal ini tercermin dalam kisah-kisah yang dibagikan saat berkumpul di kampung halaman. Ada yang pulang dengan mobil baru, hasil kerja keras bertahun-tahun di perantauan. Ada yang dengan bangga menunjukkan foto rumah yang akhirnya bisa dibangun. Ada pula yang penuh haru karena ini adalah kepulangan pertama setelah bertahun-tahun hanya bisa mengirim kabar lewat telepon, WA dan video call.

Namun, tak semua kisah perantau tentang kemewahan. Ada yang pulang dengan perjuangan panjang, mengumpulkan sedikit demi sedikit dana agar bisa pulang kampung setelah bertahun-tahun merantau. Bahkan, ada yang akhirnya bisa pulang dengan keluarganya, membawa kebanggaan karena tak lagi menyanyikan lirik lagu Armada, “Pulang malu, tak pulang rindu.”

Berbagi Rezeki: Kebahagiaan yang Tak Ternilai

Mudik juga menjadi momen berbagi rezeki dengan sanak famili. Tradisi ini dikenal dalam masyarakat Jawa sebagai memberi “pitrah”, dengan nominal yang berbeda tergantung siapa yang diberi, orang tua, kakek, nenek, paman, bibi, keponakan, atau tetangga dekat. Selain itu, ada juga kebiasaan membawa bingkisan atau parcel lebaran saat berkunjung. Biasanya, yang lebih muda datang berkunjung ke keluarga yang lebih tua atau dituakan.

Momen memberikan “pitrah” bukan sekadar tradisi. Ada perasaan bahagia dan bersyukur ketika tangan ini bisa memberi, ada binar kebanggaan di mata orang tua yang melihat dan mendengar cerita anaknya tumbuh sukses, dan ada harapan bahwa keberkahan ini akan terus mengalir. Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Adh-Dhuha ayat 11: “Wa ammâ bini‘mati rabbika fa ḫaddits” yang artinya “Terhadap nikmat Tuhanmu, ceritakanlah.” Nyatakanlah nimat dengan bersyukur.

Kesuksesan yang Terus Berkembang

Di sisi lain, kesuksesan yang diraih saat ini tentu ingin terus ditingkatkan. Seperti prinsip Kaizen, hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Prinsip ini mendorong setiap perantau untuk melakukan perbaikan terus-menerus (continuous improvement) dalam kehidupan mereka.

Mengutip perkataan Peter Drucker, Bapak Manajemen Modern, “If you can’t measure it, you can’t manage it.” Maka, setiap orang perlu menetapkan target sukses yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sesuai dengan potensi yang dimiliki. Goal setting harus direncanakan, dijalankan, dimonitoring, dan dievaluasi dengan cermat agar sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Di era teknologi saat ini, kemandirian finansial menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan pribadi, sosial, dan spiritual. Semua aspek kehidupan membutuhkan biaya, dan di sinilah karakter kemandirian perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini selaras dengan konsep Tri Sukses, bagian dari 29 Karakter Luhur yang dikembangkan oleh LDII, khususnya sukses ketiga yaitu Mandiri. Setiap individu perlu memiliki keterampilan (skills) dan kecakapan hidup (life skills) agar mampu menghasilkan penghidupan yang cukup untuk menopang kehidupan dunia dan akhiratnya. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani:“Ketika zaman akhir, maka tidak bisa tidak (pasti) bagi manusia memiliki dirham dan dinar untuk menegakkan agama dan dunianya.” Dalam konteks ini, kemandirian finansial adalah sebuah keniscayaan.

Mudik: Puncak dari Perjuangan yang Tak Terlihat

Ibarat gunung es, fenomena gebyar mudik Lebaran adalah puncak yang terlihat. Di dalamnya terdapat banyak perjuangan, pengorbanan waktu, pikiran, dan tenaga untuk mengumpulkan dana yang cukup agar bisa pulang kampung dengan kepala tegak, senyum bahagia, dan penuh rasa percaya diri.

Sambil menikmati perjalanan sebelum sampai tujuan, ada pemudik yang sudah menyusun rencana kegiatan selama di kampung halaman. Bahkan, ada yang sudah merencanakan: tahun depan, kisah sukses apa yang bisa saya bagikan? Apa yang bisa saya bantu untuk sanak famili di kampung halaman?

Mudik bukan hanya perjalanan pulang. Ia adalah perjalanan hati, perjalanan harapan, dan perjalanan untuk berbagi. Tahun ini, kita berbagi kisah. Tahun depan, kisah sukses apa yang ingin kita ceritakan?

*) Thonang Effendi Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII

Comments 3

  1. Drs. Gathot Wardoyo says:
    1 year ago

    Trims mas Thonang…. sangat riil….
    Tak kalah serunya bagi warga LDII mudik juga mengenang tempat masa lalu dimana mereka sejak cabe rawit dibina digembleng oleh mubaligh mubalighot hingga punya bekal ilmu agama yg cukup untuk mengarungi samudera kehidupan.

    Reply
  2. Akhmad Mujamil says:
    1 year ago

    Adem rasanya baca artikel ini.
    Senang rasanya bisa mudik dan dimudiki.

    Reply
  3. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    1 year ago

    Alhamdulillah..
    Mudik menjadi tradisi di Indonesia untuk menjalin shilaturrahim..
    Semoga barokah

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Muhammad Arifin on LDII Lamasi Kolaborasi dengan Pemerintah Bersihkan Fasilitas Publik
  • Dharmajaya on Merdeka Sejati
  • Nanang Naswito on LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang
  • Moh Maliki on Dua Kunci Utama Berbahagia: Tidak Salah Menilai dan Menyikapi Dunia
  • AngkaDH on LDII DIY Perkuat Pendampingan Sangurejo Menuju ProKlim Lestari
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

Warga LDII Tabanan Ramaikan HUT RI dengan Pengibaran Bendera Bawah Laut dan Jalan Sehat

August 24, 2026
LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

LDII Hadiri Upacara HUT RI yang Dihelat Pemkab Sumedang

August 24, 2026
2.300 Peserta Meriahkan Upacara HUT ke-81 RI yang Dihelat LDII Limo

2.300 Peserta Meriahkan Upacara HUT ke-81 RI yang Dihelat LDII Limo

August 23, 2026
Kemeriahan HUT RI LDII Guntung, Ingatkan Sikap Syukur dari Momen Kemerdekaan

Kemeriahan HUT RI LDII Guntung, Ingatkan Sikap Syukur dari Momen Kemerdekaan

August 23, 2026
Perkuat Sinergi Program Kerja, LDII Hadiri Pisah Sambut Kapolres Lampung Utara

Perkuat Sinergi Program Kerja, LDII Hadiri Pisah Sambut Kapolres Lampung Utara

3
Pondok Pesantren Minhajushobirin Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Pondok Pesantren Minhajushobirin Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

3
LDII Lamasi Kolaborasi dengan Pemerintah Bersihkan Fasilitas Publik

LDII Lamasi Kolaborasi dengan Pemerintah Bersihkan Fasilitas Publik

3
LDII Bantul Bentuk Karakter Luhur 550 Generasi Muda

LDII Bantul Bentuk Karakter Luhur 550 Generasi Muda

2
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

August 24, 2026
Mencegah Api, Menyelamatkan Kehidupan

Mencegah Api, Menyelamatkan Kehidupan

August 24, 2026
LDII Malinau dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut HUT RI

LDII Malinau dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut HUT RI

August 24, 2026
Ponpes Sya’airullah Latih Santriwati Olah Daun Kelor untuk Cegah Anemia

Ponpes Sya’airullah Latih Santriwati Olah Daun Kelor untuk Cegah Anemia

August 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media August 24, 2026
  • Mencegah Api, Menyelamatkan Kehidupan August 24, 2026
  • LDII Malinau dan Warga Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut HUT RI August 24, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.