Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Kejati Bekali 1.066 Calon Dai LDII untuk Tangkal Radikalisme dan Intolerasi Beragama

2026/02/08
in Nasional
3
Santri Ponpes Al Ubaidah saat mengikuti pembekalan hukum Kejati Jawa Timur. Foto: LINES.

Santri Ponpes Al Ubaidah saat mengikuti pembekalan hukum Kejati Jawa Timur. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Nganjuk (30/1). Moderasi beragama menjadi pilar pemersatu keberagaman umat beragama di Indonesia. Inilah yang menjadi tujuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memberikan pembekalan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Kamis (29/1).

Pembekalan berisi penguatan moderasi beragama sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi di tengah masyarakat. Kegiatan itu dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jatim Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran, melaksanakan pembekalan moderasi beragama di hadapan 1.066 santri.

Dalam kesempatan tersebut, Abdullah, menegaskan santri memiliki peran strategis sebagai agen toleransi dan perekat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Untuk menjalankan peran tersebut, santri diingatkan agar berpegang pada prinsip khoirun nas anfauhum linnas dalam kehidupan bermasyarakat, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Abdullah berharap para santri mampu menyampaikan syiar Islam secara bijak dan menyejukkan, tanpa meninggalkan kearifan lokal selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Menurutnya, sikap saling menghargai menjadi kunci untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah saat menyampaikan materi. Foto: LINES.

Di hadapan 1.066 santri, Abdullah menegaskan Indonesia merupakan negara yang dibangun oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu. Pemahaman ini dinilai penting untuk mencegah tumbuhnya sikap eksklusif dan radikal, “Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh semua elemen sejak sebelum kemerdekaan,” ujarnya.

Abdullah menjelaskan, radikalisme berakar dari sikap eksklusif yang menganggap diri paling benar. Dalam konteks itu, santri diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinnekaan dan memperkuat persatuan bangsa.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menegaskan penguatan nilai kebangsaan menjadi prioritas utama dalam delapan klaster pengabdian LDII untuk bangsa sebagaimana amanat DPP LDII, “Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” ujarnya.

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren naungan LDII serta DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur, untuk mengedukasi para santri maupun warga LDII, termasuk di masjid dan musola, terkait pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, moderasi beragama harus dimulai dari generasi muda yang memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. “Pemuda adalah agent of change. Kita berharap mereka mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, upaya pembinaan tersebut dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Selain Kejati Jawa Timur, LDII Jatim juga menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, TNI, dan Polri untuk memberikan penguatan wawasan kebangsaan, “Ini bagian dari ikhtiar kami agar para santri dan warga LDII memiliki pemahaman yang utuh tentang kebangsaan dan toleransi,” jelasnya.

Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, Ketua DPW LDII Jawa Timur Amrodji Konawi berpose bersama Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jatim Dwi Setyadi saat penyerahan plakat. Foto: LINES.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menyampaikan bahwa Ponpes Al Ubaidah Kertosono merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, “Para santri yang dididik di sini nantinya akan disebar ke berbagai wilayah dan harus siap menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menilai tantangan tersebut antara lain munculnya pandangan yang ingin mengubah dasar dan tatanan kehidupan berbangsa yang telah disepakati para pendiri bangsa. Menurutnya, nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama merupakan fondasi utama bangsa Indonesia, “Nilai-nilai itulah yang harus diwariskan kepada generasi penerus, termasuk para santri sebagai bekal saat membina umat di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Tags: daiKejati Jawa TimurLDII Jawa TimurPencegahan RadikalismeToleransi Beragama

Comments 3

  1. Sudarmanto Totok says:
    2 months ago

    Barokallooh.
    LDII utk bangsa

    Reply
  2. Angka DH says:
    2 months ago

    Alhamdulillah, semoga manfaat barokah

    Reply
  3. Nanang Naswito says:
    1 month ago

    Luar biasa, semoga manfaat bagi Calon Dai

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Wartoyo Jamaah on DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa
  • Nanang Naswito on Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta
  • Sobron on Renungan Hari 27
  • Nanang Naswito on DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 27
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

Antisipasi Krisis di Timur Tengah, LDII Usulkan Empat Ketahanan Keluarga

March 12, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

27
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

4
DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

2
Renungan Hari 27

Renungan Hari 27

2
Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII

Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII

March 18, 2026
LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag

LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag

March 18, 2026
Hadiri Buka Bersama Kapolda Banten, LDII Komitmen Bantu Para Pemudik

Hadiri Buka Bersama Kapolda Banten, LDII Komitmen Bantu Para Pemudik

March 18, 2026
Berbagi Berkah Ramadan, LDII Kota Cirebon Bagikan 1.050 Paket Takjil

Berbagi Berkah Ramadan, LDII Kota Cirebon Bagikan 1.050 Paket Takjil

March 18, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kemenag Sulut Apresiasi Penguatan Dakwah LDII March 18, 2026
  • LDII Karangasem Hadiri Penyerahan Bantuan Marbot Masjid dari Kemenag March 18, 2026
  • Hadiri Buka Bersama Kapolda Banten, LDII Komitmen Bantu Para Pemudik March 18, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.