Tegal (26/2). LDII Tegal mengikuti pemantauan hilal bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal. Kegiatan tersebut digelar di Pantai Alam Indah, Tegal, Jawa Tengah pada Selasa sore, (17/2/2026).
Tim rukyatul hilal memilih Pantai Alam Indah karena lokasi tersebut memiliki pandangan terbuka ke arah ufuk barat tanpa terhalang bangunan. Petugas memulai pengamatan sesaat sebelum matahari terbenam dengan menggunakan perangkat optik untuk memantau posisi bulan sabit.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tegal menggandeng sejumlah unsur, termasuk perwakilan LDII. Dari LDII Tegal, hadir tiga delegasi yang terlibat dalam pemantauan, yaitu Kholidin, Arif Syuhada, dan Islahul Kholis.
Kholidin mengatakan tim melakukan pengamatan dengan mengacu pada data hisab yang telah dirilis sebelumnya oleh Kementerian Agama. Ia menyebut koordinasi antaranggota tim penting untuk memastikan proses rukyat berjalan sesuai prosedur dan hasilnya dapat dilaporkan secara sistematis. “Kami mengikuti tahapan yang sudah ditetapkan, mulai dari persiapan alat hingga pencatatan hasil pengamatan. Semua kami lakukan sesuai pedoman yang berlaku,” ujar Kholidin.
Sementara itu, Arif Syuhada menjelaskan pengamatan lapangan memberi kesempatan untuk mencocokkan data perhitungan dengan kondisi faktual di ufuk barat. Ia terlibat dalam pengoperasian perangkat optik dan dokumentasi hasil rukyat.
“Data hisab menjadi acuan awal, lalu kami verifikasi melalui pengamatan langsung. Hasilnya kami catat dan laporkan sebagai bagian dari bahan pertimbangan penetapan awal Ramadan,” kata Arif Syuhada.
Islahul Kholis menambahkan kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara unsur pemerintah dan organisasi keagamaan di daerah. Ia menyebut keterlibatan berbagai pihak membantu memperkuat komunikasi dalam proses penentuan kalender hijriah.
“Melalui kegiatan ini, kami bisa berkoordinasi langsung dengan tim Kementerian Agama dan unsur lainnya, sehingga proses pemantauan berjalan tertib dan terarah,” ujar Islahul Kholis.












