Depok (31/3). Selama tiga dekade, warga DPD LDII Kota Depok melaksanakan Salat Idul Fitri di halaman Lapangan Cornelis Chastelein, yang bersebelahan dengan Gereja Bethel Indonesia. Salat Ied yang berlangsung pada Sabtu (21/3/2026) tersebut menjadi bukti toleransi umat beragama di Depok.
Kesuksesan pelaksanaan salat Idul Fitri ini merupakan hasil kerja sama antara DPD LDII Kota Depok, Pramuka Sako SPN Kota Depok, dan Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC). Sekretaris DPD LDII Kota Depok sekaligus Pembina Pramuka Sako SPN Kota Depok, Diki Wahyu, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai simbol toleransi.
“Alhamdulillah, tiga dekade kerja sama ini menunjukkan bahwa tidak hanya sesama muslim, tetapi juga warga non-muslim ikut mendukung kelancaran Salat Idul Fitri hari ini,” kata Diki.
Diki menambahkan, masyarakat perlu menyikapi perbedaan dalam perayaan Idul Fitri dengan bijak. “Beberapa komunitas merayakan dengan cara berbeda, dan hal ini justru mencerminkan keberagaman yang patut kita syukuri dan sikapi dengan dewasa,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Cornelis Chastelein, Revelino Jerincho Isahk, menyebut bahwa lapangan yang mereka kelola telah menjadi tempat Salat Idul Fitri bagi warga muslim selama tiga dekade.
“Saya bangga, selama kurang lebih tiga dekade kami bisa berkontribusi untuk kaum muslim dalam penyelenggaraan Salat Idul Fitri dengan memanfaatkan fasilitas Lapangan Cornelis Chastelein,” ujar Revelino.
Ia berharap kerja sama antara YLCC dan LDII terus terjalin. “Semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dengan semangat persaudaraan yang sudah tumbuh sejak lama,” tutup Revelino.


Luarr biasa
Lancar barokah