Denpasar (16/5). DPW LDII Bali menggelar pembekalan tanggap bencana yang menggandeng generasi muda. Acara itu merupakan edukasi menghadapi kebencanaaan dan membangun kesadaran lingkungan. Acara yang berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali itu bertajuk ‘BPBD Goes to LDII Youth “Bersama Generasi Muda LDII, Membangun Komunitas Tangguh Bencana” pada Minggu, (10/5/2026).
Ketua DPW LDII Bali, Olih Solihat Karso mengatakan, literasi mengenai kebencanaan merupakan kebutuhan mendasar, mengingat bencana alam dapat terjadi tanpa prediksi. Selain itu juga diharapkan menjadi pondasi kuat bagi generasi muda dalam menjaga lingkungannya. Olih juga mengapresiasi sinergisitas pihaknya dan BPBD terutama terkait tanggap bencana.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur BPBD Bali berkenan mentransfer ilmunya kepada generasi muda LDII Bali. Harapannya, meskipun wilayah tidak rentan bencana, kita harus tetap waspada karena bencana selalu mengintai. Pembekalan ini menjadi bekal utama agar mereka siap menghadapi segala kemungkinan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Penata Layanan Operasional BPBD Provinsi Bali, Galang Putu Andhika, menekankan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana bergantung pada kapasitas individu dalam merespons situasi darurat. Karenanya acara itu diharapkan membagikan informasi mengenai mitigasi yang dapat mencakup lingkup keluarga hingga masyarakat umum.
Galang mengingatkan para peserta bahwa aspek keselamatan diri adalah prioritas utama sebelum memberikan bantuan kepada orang lain. “Dengan mengetahui potensi bencana, kita bisa melindungi diri sendiri terlebih dahulu, sebelum membantu sekitarnya dan tidak lupa mengecek kondisi keluarga di rumah,” jelasnya di hadapan para peserta.
Kegiatan itu tidak hanya memaparkan teori tapi juga simulasi teknis penanganan darurat, seperti evakuasi dan koordinasi tim. Salah satu peserta yang hadir, Debian berharap ilmu tersebut bisa diaplikasikan oleh seluruh rekan-rekannya. “Pengetahuan ini sangat bermanfaat buat saya dan teman-teman LDII ya, dan generasi muda kita bisa membangun komunitas tangguh bencana?” tuturnya. (rgy)











