Bandung (20/6). Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung Didin Suyadi dan wakilnya, Asep Soleh, menghadiri Tabligh Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Kegiatan itu berlangsung di Dome Balerame Soreang, pada Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Bandung tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung.
Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tahun ini mengangkat tema semangat hijrah sebagai penguat ukhuwah islamiyah. Selain itu, momentum tersebut juga dimaknai sebagai upaya mempererat kolaborasi dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan harmonis.
Didin Suyadi, menegaskan bahwa Tahun Baru Islam tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri bagi umat Islam.
“Pergantian Tahun Baru Islam menjadi momentum hijrah untuk memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan sesama umat, serta meningkatkan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan berkemajuan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa semangat hijrah Rasulullah SAW harus terus dimaknai sebagai dorongan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial. “Hal ini juga penting dalam memperkuat kolaborasi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah,” lanjutnya.
Menurutnya, sinergi yang telah terjalin perlu terus diperkuat, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta membangun kehidupan sosial yang damai dan sejuk di tengah masyarakat.
Didin juga menyampaikan bahwa kegiatan tabligh akbar menjadi ruang strategis untuk menguatkan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam lingkungan keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa.
“Semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku menjadi pribadi yang lebih baik, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa,” tambahnya.













