Bogor (29/6). DPD LDII Kabupaten Bogor menggelar konsolidasi organisasi melalui diskusi panel yang diikuti pengurus harian Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari Kecamatan Babakan Madang, Citeureup, dan Gunung Putri, Kegiatan itu digelar pada Minggu (21/6).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pengurus sekaligus menyamakan arah gerak organisasi di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam diskusi panel, Ketua DPD LDII Kabupaten Bogor Bambang Wahyudi menyampaikan materi bertajuk “Leadership di Tengah Perubahan Dinamika Masyarakat dan Ormas Keagamaan”.
Ia menekankan pentingnya kemampuan pengurus merespons perkembangan teknologi dan arus komunikasi digital secara adaptif, tanpa meninggalkan pedoman yang telah ditetapkan para ulama dan dewan penasihat.
“Membangun kepemimpinan yang visioner, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan digital menjadi kunci untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Ketua Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Bogor Waluyo menjelaskan bahwa konsolidasi menjadi sarana untuk menyamakan persepsi terhadap visi dan misi organisasi. Menurutnya, setiap pengurus perlu memiliki wawasan strategis agar mampu menjalankan program kerja secara efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Selain penguatan kepemimpinan, diskusi juga membahas pentingnya kelengkapan infrastruktur organisasi sebagai penunjang aktivitas dakwah. Keberadaan kantor PC dan PAC, serta sarana ibadah seperti masjid, musala, dan majelis taklim dinilai berperan penting dalam mendukung dakwah bil lisan, bil qalam, bil hal, hingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana syiar.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan visi, semakin kuatnya soliditas organisasi, serta meningkatnya kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan masyarakat. “LDII Kabupaten Bogor berharap dapat membangun kepemimpinan yang adaptif, memperkuat kualitas SDM organisasi, serta meningkatkan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Bambang Wahyudi.












