Denpasar (7/7). Keputrian PPG Bali menggelar kegiatan Cooking Class bertajuk ‘The Battle of The Bolu’ pada Selasa (16/6/2026) di halaman Gedung Serbaguna DPW LDII Bali. Kegiatan ini menghadirkan beberapa Pemateri Utama dari PT. Delisari Nusantara, salah satunya Chef Earlyn.
Acara tersebut terselenggara melalui kerja sama Keputrian PPG Bali dengan PT. Delisari Nusantara, Emina Cheese, dan PT. Indobake, serta didukung oleh Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Bali. Peserta berasal dari 17 PAC se-Kota Denpasar dan sekitarnya.
Kegiatan dibuka oleh Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Bali, Nurul Asmi Hudayah. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membekali generasi muda putri dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.
“Tujuannya adalah sebagai pembekalan anak-anak untuk masa yang akan datang, baik untuk dirinya sendiri maupun keluarganya. Harapannya mereka bisa lebih mandiri dan kreatif. Memasak merupakan keterampilan dasar yang penting dimiliki perempuan, sehingga dapat membentuk generasi yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPW LDII Bali, H. Agus Purmadi. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya pembinaan generasi penerus (generus), khususnya kaum putri.
“Acara ini terselenggara berkat kerja sama bidang Keputrian PPG Bali dan dukungan Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga DPW LDII Bali. Diikuti oleh peserta dari 17 PAC se-Kota Denpasar dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membina generus, khususnya keputrian, agar memiliki jiwa mandiri,” katanya.
Sementara pada sesi praktik, Chef Earlyn mengajak peserta membuat Brownies Kukus. Ia menjelaskan bahwa resep yang dipilih mudah dipraktikkan di rumah karena menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh.
“Hari ini kita praktik membuat Brownies Kukus. Resep ini sangat aplikatif untuk dikerjakan dari rumah dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Keterampilan baking termasuk kemampuan dasar yang perlu dimiliki perempuan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Selain belajar teknik memasak, peserta juga mengikuti kompetisi yang menguji kreativitas, kekompakan, dan kemampuan mereka dalam mengolah resep. Salah satu peserta dari PAC Muding Barat, Lena Sabitha. Ia mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Seru banget karena bisa menjaga kekompakan bersama teman-teman. Selain belajar mandiri, kegiatan ini juga menantang karena hasil masakan kami dinilai oleh dewan juri,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pengarahan dari Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluargа DPW LDII Bali, Hj. Ni Made Winiati. Ia menekankan pentingnya kemandirian sebagai bekal kehidupan bagi setiap individu.
“Kemandirian sangat dibutuhkan, tidak memandang apa latar belakang seseorang. Keterampilan memasak sebagai bagian dari kemandirian sangat diperlukan oleh setiap orang,” pesannya.
Melalui kegiatan Cooking Class ‘The Battle of The Bolu’, Keputrian PPG Bali berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan memasak, tetapi juga mengembangkan karakter mandiri, kreatif, dan produktif sebagai bekal menghadapi masa depan. (nom)











