Musi Banyuasin (7/7). Warga LDII Cipta Praja panen jagung benih Maxxi 2 Cuan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kementerian Pertanian (Kementan) dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Keluang. Panen tersebut dilaksanakan di Desa Cipta Praja, Keluang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (29/6/2026).
“Selama proses budidaya, kami didampingi PPL dari Kementan, sehingga hasil panen dapat optimal. Lebih lanjut, kami mensyukuri warga LDII Cipta Praja yang telah mendukung program ketahanan pangan ini,” ujar Ketua DPD LDII Musi Banyuasin, Daud Sobri.
Menurut Daud Sobri, hal ini sejalan dengan fokus LDII untuk terus berkarya dan berkontribusi untuk negeri. “Dan hasilnya, dikomunikasikan kepada masyarakat sebagai motivasi, baik bagi warga LDII, maupun masyarakat secara umum,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap, warga LDII terus menghasilkan karya yang bermanfaat, “Berkontribusi positif bagi bangsa. Serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah,” tutur Daud Sobri.
Sementara itu, PPL Kementan, Abdul Hakki mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari Program Presiden Prabowo, untuk mewujudkan satu desa, minimal satu hektare tanam jagung. “Bibitnya menggunakan Maxxi 2 Cuan. Kami bertugas mendampingi dari penanaman bibit sampai dengan panen,” pungkasnya.
Abdul Hakki menambahkan, terkait dengan kualitas jagung yang dipanen saat itu berkadar air 19%. “Agar dapat dijual ke Bulog standarnya adalah 14%, sehingga perlu dikeringkan terlebih dahulu,” tuturnya.
Sementara itu, terkait dengan alat pemipil jagung, jika petani belum memiliki, maka dari pemerintah siap meminjamkan. “Kami juga akan mengupayakan dapat difasilitasi traktor tangan dari Dinas Pertanian Kabupaten Musi Banyuasin,” tutupnya. (ds)











