Luwu (13/7). DPD LDII Kabupaten Luwu menggelar Camping Cinta Alam Indonesia (CAI) 2026 sebagai upaya pembinaan karakter generasi muda. Kegiatan yang berlangsung pada 6–9 Juli 2026 tersebut, dihelat di Bumi Perkemahan Makalua, Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
CAI menjadi sarana membentuk generasi yang profesional religius, berkarakter luhur, dan siap menghadapi tantangan era digital. Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali Baso Hidayat, yang hadir sebagai pemateri menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan bangsa. Menurutnya, pemuda perlu membangun integritas, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta memiliki semangat nasionalisme.
“Pemuda adalah kunci masa depan. Semua perlu inspirasi, dan generasi penerus harus mampu menggunakan dunia digital dengan baik serta bijak. Kalau mau sukses, kita harus mempersiapkan segalanya dengan matang,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, “Kita harus mengimplementasikan lima sila Pancasila, yaitu menjaga integritas, menumbuhkan toleransi, mempererat persaudaraan, mengedepankan musyawarah, dan mewujudkan keadilan sosial secara bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Luwu, Supriadi, mengapresiasi penyelenggaraan Camping CAI yang dinilai mendukung pembinaan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, “Kegiatan ini melatih kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial pemuda di lingkungan masyarakat. Saya berharap LDII dan pemerintah terus bersinergi dalam pembinaan generasi muda secara berkelanjutan di Kabupaten Luwu dalam mencetak generasi yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, agama, dan kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Luwu, Supardi, mengatakan Camping CAI merupakan program pembinaan generasi penerus yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan, “CAI ke-15 ini membuktikan konsistensi pembinaan generasi penerus selama 15 tahun. Konsepnya memadukan karakter, spiritual, kepemimpinan, kebangsaan, kemandirian, dan lingkungan untuk membangun kerja sama, disiplin, serta gotong royong,” jelasnya.
Menurut Supardi, kegiatan tersebut dirancang untuk membekali generasi muda, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral dan agama. Melalui Camping CAI 2026, DPD LDII Kabupaten Luwu berharap lahir generasi muda yang profesional religius, berakhlakul karimah, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dan Indonesia.













