Namlea (13/7). DPD LDII Kabupaten Buru menggelar Perkemahan Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 untuk memperkuat karakter, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan generasi muda. Kegiatan yang berlangsung di Namlea itu dibuka oleh Staf Ahli Pemerintah Kabupaten Buru, Latif Efendi, mewakili Bupati Buru.
Perkemahan diikuti ratusan pemuda dan pemudi LDII dari enam kabupaten/kota di Provinsi Maluku, yakni Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Seram Bagian Barat, dan Kabupaten Buru.
Dalam sambutannya, Latif Efendi mengapresiasi penyelenggaraan CAI yang dinilai sejalan dengan upaya pembinaan generasi muda di daerah, “Pemerintah Kabupaten Buru mendukung kegiatan pembinaan generasi muda seperti ini karena mampu melahirkan generasi yang unggul, berdaya saing, berakhlak mulia, serta siap menjadi penerus pembangunan daerah dan bangsa,” ungkapmya.
Menurutnya, kegiatan seperti CAI sangat positif karena tidak hanya memberikan pembinaan karakter kepada generasi muda, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat, “Kegiatan ini menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, semangat kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan bangsa,” papar Latif.
Pada kesempatan itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Buru, Gazam Fatsey, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Buru beserta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Perkemahan CAI ke-47. Ia menjelaskan, CAI merupakan program pembinaan generasi penerus LDII yang bertujuan membentuk generasi profesional religius, berkarakter luhur, mandiri, dan memiliki semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.
“Melalui perkemahan ini kami berharap para peserta dapat meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, kepemimpinan, serta mempererat persaudaraan antargenerasi muda LDII dari berbagai daerah di Maluku,” katanya.
Selama perkemahan, peserta mengikuti berbagai materi pembinaan, di antaranya pembentukan generasi bangsa yang unggul dan berdaya saing, pembinaan akhlak generasi muda, peningkatan semangat dakwah, serta penguatan karakter menuju kesuksesan dunia dan akhirat.
Selain itu, peserta mengikuti praktik kepemimpinan, ibadah bersama, olahraga, kerja bakti, dan berbagai aktivitas yang menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, semangat kebersamaan, serta tanggung jawab sosial.
Pembukaan Perkemahan CAI ke-47 turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta pemerintah desa.
Melalui kegiatan tersebut, LDII berharap lahir generasi muda yang memiliki karakter luhur, wawasan kebangsaan, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dan Indonesia.













