Kulon Progo (13/7). Warga Padukuhan Kembang, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menggelar kerja bakti memperbaiki jalan dan membersihkan lingkungan. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (5/7/2026) tersebut, untuk menyambut Musyawarah Wilayah VIII LDII DIY.
Kegiatan yang diikuti sekitar 60 peserta tersebut melibatkan warga masyarakat, Karang Taruna, dan warga LDII sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong. Sejak pagi, para peserta bergotong royong memperbaiki ruas jalan lingkungan menggunakan batu dan semen, membersihkan saluran air, memangkas rumput di sepanjang jalan, serta menata lingkungan agar tetap bersih, rapi, dan nyaman.
Penggerak Kampung ProKlim Padukuhan Kembang, Samidi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin sebagai bentuk komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, “Kampung ProKlim tidak berhenti setelah memperoleh penghargaan. Justru penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus merawat alam dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Samidi, keberhasilan Program Kampung ProKlim tidak hanya diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi juga dari tumbuhnya budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
“Melalui kerja bakti seperti ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan. Tidak hanya bagi orang tua, tetapi juga generasi muda agar mereka memiliki kepedulian untuk menjaga alam sejak dini,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kapanewon Girimulyo, Abdul Hadi, menilai kegiatan tersebut mencerminkan penerapan nilai-nilai karakter luhur yang terus dibangun LDII, yaitu rukun, kompak, dan kerja sama yang baik.
“Melalui gotong royong seperti ini, nilai rukun, kompak, dan kerja sama dapat diwujudkan secara nyata. Ketika seluruh warga saling membantu tanpa membedakan latar belakang, pekerjaan menjadi ringan dan hasilnya dapat dirasakan bersama. Nilai-nilai inilah yang terus kami tanamkan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara warga, Karang Taruna, dan LDII menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Melalui kegiatan tersebut, warga Padukuhan Kembang berharap semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan terus terpelihara, sehingga Program Kampung ProKlim berkembang menjadi budaya masyarakat yang berkelanjutan serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.













