Sidoarjo (7/8). PC LDII Balongbendo bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Penambangan, Banser, dan Senkom Mitra Polri, di wilayah Balongbendo menggelar kegiatan “Ngopi Bareng”. Acara tersebut menjadi ruang silaturahim dan diskusi antarormas dan pemerintah setempat.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (28/6/2026) bertempat di Hangout Spot Cafe Puja Sera, Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur itu, membahas penguatan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas). Forum tersebut juga untuk meningkatkan koordinasi lintas elemen, serta pentingnya peran masyarakat dalam menyampaikan informasi terkait kondisi lingkungan di wilayah Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
“Komunikasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah. Kedekatan aparat dengan warga membantu mengetahui berbagai persoalan sejak awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat,” jelas Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Peltu Sudiarso.
Ia menjelaskan dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi bersama. Ia menilai, menjaga keamanan bukan hanya berkaitan dengan penanganan ketika terjadi gangguan, tetapi juga membangun hubungan yang kuat antara aparat dan masyarakat, “Melalui komunikasi sosial, berbagai potensi persoalan dapat dipetakan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar,” ungkap Peltu Sudiarso.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Penambangan sekaligus Panit Binmas Polsek Balongbendo Aiptu Abdul Rohman Maksum mengatakan, sinergi antara aparat dan unsur masyarakat perlu terus diperkuat, “Organisasi masyarakat memiliki peran penting karena berada dekat dengan warga dan dapat menjadi penghubung dalam penyampaian informasi maupun edukasi terkait keamanan lingkungan,” jelasnya,
Selain itu, Ketua PC LDII Balongbendo, Iwan Nasikhin, mengatakan organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab sosial, untuk ikut membangun kepedulian warga dan memperkuat hubungan antarunsur masyarakat, “LDII siap berkolaborasi bersama seluruh stakeholder untuk menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif,” katanya.
Iwan berharap, melalui komunikasi sosial yang terbangun secara rutin, berbagai persoalan di lingkungan dapat diketahui lebih awal, ditangani secara bersama, dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.













