Magelang (2/9). DPD LDII Kabupaten Magelang menerima kunjungan silaturahim Kapolresta Magelang Kombes Pol. Edy Bagus Sumantri. Ia datang bersama jajaran pejabat utama Polresta Magelang di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Magelang, Jawa Tengah pada Selasa (11/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut Kombes Edy mengapresiasi keterlibatan warga LDII dalam menjaga kondisi keamanan di Kabupaten Magelang. Menurut dia, kepolisian membutuhkan dukungan berbagai unsur masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang tertib.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada warga LDII yang selama ini turut membantu Polri menjaga kamtibmas. Dukungan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” kata Kombes Edy.
Edy mengatakan komunikasi dengan organisasi kemasyarakatan perlu terus dibangun untuk mencegah munculnya persoalan keamanan di tengah masyarakat. Ia juga mendorong tokoh agama dan pengurus organisasi ikut memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Pencegahan tidak hanya dilakukan melalui tindakan kepolisian. Edukasi dan komunikasi juga memiliki peran penting. Kami berharap kerja sama dengan LDII dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan di masyarakat,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang Gunawan Budi Sulistiyo mengatakan kunjungan tersebut memperkuat hubungan yang selama ini telah terjalin dengan jajaran kepolisian. Menurut dia, komunikasi lintas lembaga diperlukan agar kegiatan sosial dan keagamaan dapat berjalan dengan baik.
“Kami menyambut positif kunjungan Kapolresta Magelang. Hubungan dengan Polri selama ini berjalan baik dan kami ingin terus menjaga komunikasi tersebut agar semakin bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gunawan.
Gunawan mengatakan sinergi LDII dan kepolisian juga berjalan dalam pembinaan generasi muda. Jajaran Polri beberapa kali dilibatkan sebagai narasumber dalam kegiatan yang digelar dari tingkat PAC, PC, hingga DPD. Materi yang diberikan meliputi kesadaran hukum, kedisiplinan, keamanan lingkungan, dan wawasan kebangsaan.
“Generasi muda perlu memahami hukum sejak dini. Mereka juga perlu mengetahui hak dan kewajiban sebagai warga negara serta memahami konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan,” ujarnya.
Menurut Gunawan, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pembinaan memberikan wawasan praktis kepada santri dan pemuda LDII. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat diperluas melalui seminar, penyuluhan hukum, dan pembinaan kebangsaan.













