Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

7 Syuhada Tanpa Wafat di Medan Perang

2026/09/09
in Nasehat
0
Gambar: Taman Makam Jannatul Baqi.

Gambar: Taman Makam Jannatul Baqi.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Dewan Penasehat Pusat DPP LDII, KH Edy Suparto

Betapa bahagianya menjadi umat Nabi Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa sallam. Setiap tuntunan-nya senantiasa menawarkan solusi dan kemudahan.

  • Tidaklah terlewat satu pun kebaikan melainkan beliau ajarkan kepada umatnya
  • Tidaklah ada satu keburukan, melainkan beliau mewanti-wanti mereka agar terhindar darinya.

Perhatikan apa yang yang telah dicontohkan oleh Nabi kita Muhammad Shallalahu ‘alaihi wa sallam tatkala bayang-bayang musibah yang menakutkan datang silih berganti menghampiri anak Adam.

Beliau mengajarkan kepada umatnya pentingnya berdoa memohon perlindungan kepada Allah dari kematian yang mengerikan. Termasuk di dalamnya adalah gempa bumi, kecelakaan tertimpa pohon, jatuh dari tempat yang tinggi, jatuh dari pesawat terbang, tenggelam, terbakar, dan tertimpa bangunan runtuh, tertimbun tanah longsor dll

Dengan doa, hati menjadi tentram, menyandarkan segala harapan hanya kepada Allah Yang Maha Mengabulkan Doa, sekaligus memupus rasa takut dan was-was dari setan.

عَنْ أَبِي الْيَسَرِ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي ، وَالْهَدْمِ ، وَالْغَرَقِ ، وَالْحَرِيقِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا.

Dari Abil Yasar ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa,

Ya Allah,
Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan syetan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun. (HR. al-Nasa’i no. 5531, dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani).

Barangkali di antara kita ada yang bertanya-tanya, bukankah dalam hadits banyak disebutkan bahwa mati karena tenggelam, terbakar, dan tertimpa bangunan akan mengantarkan seseorang meraih status syahid di akhirat? Benar, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepada kita bahwa:

Tujuh golongan syuhada yang tidak wafat di medan perang.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : الشَّهَادَةُ سَبْعٌ سِوَى الْقَتْلِ فِي سَبِيلِ اللهِ : الْمَطْعُونُ شَهِيدٌ ، وَالْغَرِقُ شَهِيدٌ ، وَصَاحِبُ ذَاتِ الْجَنْبِ شَهِيدٌ ، وَالْمَبْطُونُ شَهِيدٌ ، وَصَاحِبُ الْحَرِيقِ شَهِيدٌ ، وَالَّذِي يَمُوتُ تَحْتَ الْهَدْمِ شَهِيدٌ ، وَالْمَرْأَةُ تَمُوتُ بِجُمْعٍ شَهِيدٌ

Mati syahid selain yang terbunuh di jalan Allah, ada tujuh, mati karena penyakit tha’un (lepra) syahid, mati karena tenggelam syahid, mati karena sakit tulang rusuk/lambung syahid, mati karena sakit di dalam perut syahid, mati karena terbakar syahid, mati karena tertimpa bangunan (benturan keras) syahid, dan wanita yang mati karena mengandung (atau melahirkan) syahid.
(HR. Abu Dawud no 3111, dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani).

وعنده من حديث ابن مسعود بإسناد صحيح “أن من يتردى من رءوس الجبال وتأكله السباع ويغرق في البحار لشهيد عند الله”

Demikian juga Ibnu Hajar Al- Asqalaniy rahimahullah menukilkan sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Thabrani dari hadits Ibnu Mas’ud bahwa orang yang mati karena terjatuh dari puncak gunung dan mati karena dimakan binatang buas termasuk syahid di sisi Allah. (Fathul Bari, Bab al-Syahadah Sab’un Siwal Qatl).

Jika memang musibah-musibah di atas menjadikan seseorang mati syahid, kenapa kita dianjurkan untuk berlindung darinya. Penjelasannya, pendapat beberapa ulama berikut ini akan membantu menjelaskan kepada kita sebab dianjurkannya berlindung kepada Allah dari kematian yang mengerikan.

Kematian dalam kondisi tersebut sangat keras dan melelahkan.
Boleh jadi seseorang ketika mengalami hal itu imannya tidak kokoh, sehingga setan mampu menggelincirkannya dari iman. Sementara itu, manusia adalah makhluk yang lemah, mudah putus asa, sehingga selayaknya memohon agar diberikan kemudahan, lebih-lebih pada kondisi ketika akan meninggal.

Penjelasan dari Ibnu At-Tiin rahimahullah (dinukil oleh Ibnu Hajar Al Asqalaniy rahimahullah dalam Fathul Bari), Tentang sebab orang-orang yang mati karena musibah di atas mendapat gelar syahid di akhirat, tidak lain karena meninggalnya dalam keadaan yang sangat berat.

قَالَ اِبْن التِّين : هَذِهِ كُلّهَا مِيتَات فِيهَا شِدَّة تَفَضَّلَ اللَّه عَلَى أُمَّة مُحَمَّد صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِأَنْ جَعَلَهَا تَمْحِيصًا لِذُنُوبِهِمْ وَزِيَادَة فِي أُجُورهمْ يُبَلِّغهُمْ بِهَا مَرَاتِب الشُّهَدَاء

Ibnu At-Tiin berkata, “Semua yang tertimpa musibah ini merasakan sakit kematian yang keras, Allah karuniakan itu kepada umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penghapus dosa-dosa dan tambahan pahala bagi mereka yang mengantarkan mereka mencapai derajat para syuhada”. (Bab al-Syahadah Sab’un Siwal Qatl).

Kematian dalam kondisi tersebut biasanya datang mendadak. Boleh jadi seseorang pada saat itu terjadi padanya belum sempat bertobat kepada Allah. Boleh jadi juga saat itu mereka belum melunasi utang-utangnya. Boleh jadi juga mereka belum memberikan kepada orang-orang yang berhak mendapatkan Sehingga hak-hak orang lain belum ia tunaikan.

Padahal setiap orang akan dimintai pertanggungjawaban pada hari kiamat terkait hak orang lain yang belum ia berikan kepada pemiliknya, meskipun ia orang yang mati syahid. Demikian Nabi
kita, Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mewanti-wanti umatnya,

يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلَّا الدَّيْنَ

“Orang yang mati syahid akan diampuni seluruh dosanya, kecuali utang”.
(HR.Muslim no. 1886).

Namun beberapa ulama juga berpendapat meninggal dalam musibah tersebut, belum tentu mati syahid. Para ulama,
di antaranya adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah (dalam Al-Fatawa Al-Kubra 3/22), mengecualikan bagi orang yang bepergian naik kapal dalam kondisi sedang bermaksiat lalu tenggelam, tidak termasuk yang mendapatkan kesyahidan.

Demikian juga pendapat Syaikh Shalih al-Munajjid hafizhahullah, tentang orang yang bepergian untuk melakukan maksiat, seperti orang yang naik kapal untuk berzina dan minum khomr, dan yang semisalnya lalu tenggelam, maka ia tidak mendapatkan kesyahidan.

Kesimpulan, meskipun meninggal karena tenggelam, terjatuh dari tempat yang tinggi, terbakar, tertimpa benda keras, dan semisalnya itu mengantarkan seseorang meraih syahid di akhirat, akan tetapi banyak nash-nash yang menganjurkan kita untuk berlindung dari kematian yang mengerikan tersebut.

Apabila seorang mukmin meninggal dalam keadaan tersebut dan tidak sedang bermaksiat, maka ia memperoleh kesyahidan. Akan tetapi ia tidak boleh berharap mati yang demikian, justru sebaliknya ia memohon kepada Allah Ta’ala agar terhindar darinya sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tags: 7 SyuhadaDPP LDIIKH Edy SupartoWafat Medan Perang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Marsudi hadi Mulyono on Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama
  • Al Hilal on Perkuat Sinergi di Wilayah Perbatasan, LDII Kotabaru Silaturahim dengan LDII Paser
  • Catur Wati on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • sahrudin udin on Silaturahim dengan Kapolres Baru, LDII Luwu Timur Sinergi Jaga Kerukunan
  • Rie rie on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

October 22, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

4
DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

5
Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?

25
Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama

Hadiri Rakor Pakem, LDII Kota Palembang Dukung Pencegahan Konflik Antarumat Beragama

1
Sujud (lagi)

Sujud (lagi)

October 26, 2026
Membangun Hidup Bahagia: Pasangan Saleh, hingga Tetangga yang Baik

Membangun Hidup Bahagia: Pasangan Saleh, hingga Tetangga yang Baik

October 25, 2026
LDII Kota Cirebon Hadiri HSN 2026 Jabar, Dorong Santri Jadi Generasi Unggul

LDII Kota Cirebon Hadiri HSN 2026 Jabar, Dorong Santri Jadi Generasi Unggul

October 25, 2026
Momentum Evaluasi dan Penguatan Program Organisasi, LDII Karawang Gelar Musda

Momentum Evaluasi dan Penguatan Program Organisasi, LDII Karawang Gelar Musda

October 25, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Sujud (lagi) October 26, 2026
  • Membangun Hidup Bahagia: Pasangan Saleh, hingga Tetangga yang Baik October 25, 2026
  • LDII Kota Cirebon Hadiri HSN 2026 Jabar, Dorong Santri Jadi Generasi Unggul October 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.