Bekasi (9/9). DPD LDII Kota Bekasi audiensi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bekasi, untuk mempererat silaturahim dan pertukaran informasi program kerja. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (27/8/2026) tersebut, untuk langkah lanjutan pembinaan umat di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag Kota Bekasi, Achmad Zainal Muttaqien, mengapresiasi kontribusi LDII dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Ia juga menyampaikan sejumlah program pengembangan pelayanan keagamaan yang tengah dipersiapkan Kemenag Kota Bekasi.
Program pengembangan layanan keagamaan tersebut membutuhkan sinergi dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, “Salah satunya adalah transformasi fungsi Kantor Urusan Agama (KUA),” ungkapnya.
Menurut Achmad Zainal Muttaqien, selama ini KUA lebih banyak dikenal masyarakat sebagai tempat pelayanan administrasi pernikahan. “Ke depan, fungsi KUA akan dikembangkan menjadi pusat pelayanan keagamaan yang lebih komprehensif, termasuk pelayanan yang berkaitan dengan syariah Islam dan berbagai kebutuhan keagamaan masyarakat,” lanjutnya.
Sejalan dengan pengembangan tersebut, KUA direncanakan mengalami perubahan nomenklatur menjadi Kantor Pelayanan Agama (KPA). Selain transformasi KUA, Kemenag Kota Bekasi juga tengah mempersiapkan pembentukan Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kota Bekasi. “Keberadaan BHRD diharapkan dapat menjadi wadah penguatan kegiatan hisab dan rukyat di tingkat daerah,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang perlu dipersiapkan dalam pembentukan BHRD. Hal tersebut mencakup penguatan ilmu dan pengetahuan mengenai tata cara penentuan rukyatul hilal, pemetaan dan penentuan lokasi pemantauan hilal yang memiliki visibilitas baik, hingga penyediaan peralatan pemantauan yang memadai dan sesuai dengan perkembangan teknologi.
Menanggapi rencana tersebut, Ketua DPD LDII Kota Bekasi, Ary Wijanarko, menyatakan dukungannya terhadap upaya Kemenag dalam memperkuat pelayanan keagamaan di tingkat daerah.
“Kami mendukung upaya Kemenag Kota Bekasi dalam memperkuat pelayanan keagamaan. LDII siap turut berkontribusi melalui kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang selama ini telah dilaksanakan di Kota Bekasi,” ungkapnya.
Menurut Ary, sinergi antara Kemenag dan organisasi kemasyarakatan Islam penting untuk memperkuat pelayanan keagamaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Audiensi ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergi antara Kemenag Kota Bekasi dan LDII. “Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan pelayanan keagamaan sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Bekasi,” tutup Ary.















