Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

LDII Kudus Dorong Orang Tua Kenali Gangguan Tumbuh Kembang Anak

2026/10/22
in Lintas Daerah
0
Ketua DPD LDII Kudus, Muhammad Asad, mengatakan pemantauan tumbuh kembang anak perlu menjadi perhatian bersama keluarga dan sekolah. Foto: LINES

Ketua DPD LDII Kudus, Muhammad Asad, mengatakan pemantauan tumbuh kembang anak perlu menjadi perhatian bersama keluarga dan sekolah. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kudus (22/10). Saat memasuki usia sekolah, anak mengalami perubahan pertumbuhan fisik dan kemampuan belajar. Orang tua dan guru perlu mengenali tanda gangguan tumbuh kembang sejak dini agar anak mendapat pendampingan sesuai kebutuhannya.

Ketua DPD LDII Kudus, Muhammad Asad, mengatakan pemantauan tumbuh kembang anak perlu menjadi perhatian bersama keluarga dan sekolah. Perubahan berat badan, tinggi badan, kemampuan berkonsentrasi, hingga keterampilan membaca dan berhitung dapat menjadi petunjuk penting dalam memahami kebutuhan anak.

“Setiap anak memiliki pola perkembangan yang berbeda. Orang tua dan guru perlu mengamati perubahan anak secara berkala, baik dari sisi fisik maupun kemampuan belajar. Jika muncul hambatan yang berulang, jangan langsung memberi label malas atau kurang mampu. Cari tahu penyebabnya dan berikan pendampingan yang sesuai,” ujar Asad.

Pertumbuhan fisik dapat dipantau melalui berat badan, tinggi badan, lingkar kepala sesuai usia, dan status gizi. Hambatan pertumbuhan dapat terlihat dari tinggi badan yang sulit bertambah atau berat badan yang tidak naik sesuai pola perkembangan. Sebaliknya, kenaikan berat badan berlebih juga perlu mendapat perhatian.

“Kecukupan nutrisi, aktivitas fisik, waktu tidur, faktor keturunan, dan kondisi kesehatan turut memengaruhi pertumbuhan anak. Orangtua dapat membiasakan anak mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi makanan dan minuman tinggi gula atau rendah zat gizi, mendorong aktivitas fisik, serta menjaga waktu tidur sesuai usia,” tutur Asad.

Selain pertumbuhan fisik, usia sekolah menjadi masa penting untuk mengenali kesulitan belajar. Anak dengan kecerdasan normal atau tinggi tetap dapat mengalami hambatan pada kemampuan tertentu. Kesulitan tersebut dapat berupa sulit mempertahankan perhatian, sering lupa, atau kesulitan membaca, menulis, dan berhitung.

“Dalam dunia pendidikan, kesulitan membaca dikenal sebagai disleksia, kesulitan berhitung disebut diskalkulia, sedangkan hambatan menulis dapat berkaitan dengan disgrafia. Sebagian anak juga mengalami kesulitan koordinasi gerak yang dapat berkaitan dengan gangguan perkembangan koordinasi atau dispraksia,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kemampuan berkonsentrasi anak juga berkembang seiring pertambahan usia. Salah satu perkiraan sederhana yang kerap digunakan adalah rentang fokus sekitar dua hingga tiga menit dikalikan usia anak.

“Dengan perkiraan ini, anak berusia lima tahun dapat memiliki rentang perhatian sekitar 10–15 menit. Angka tersebut bukan patokan diagnosis karena kemampuan setiap anak berbeda dan dipengaruhi jenis kegiatan, kondisi fisik, serta lingkungan belajar,” tambahnya.

Orangtua dan guru perlu mengamati pola kesulitan yang muncul. Anak yang berulang kali kesulitan mengikuti instruksi, mengingat materi, atau menyelesaikan tugas perlu mendapat perhatian lebih lanjut. “Pengamatan juga perlu membedakan hambatan pada banyak aspek perkembangan dengan kesulitan yang hanya muncul pada kemampuan tertentu,” imbuhnya.

Asad menilai komunikasi antara keluarga dan sekolah menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Guru dapat menyampaikan hasil pengamatan selama pembelajaran, sedangkan orang tua memberikan informasi mengenai kebiasaan anak di rumah. Catatan dari kedua lingkungan itu membantu menentukan bentuk pendampingan yang dibutuhkan.

“Anak perlu mendapat ruang belajar yang nyaman, teratur, dan sesuai dengan kemampuannya. Orang tua dan guru sebaiknya memberikan arahan secara bertahap, mengurangi gangguan saat belajar, serta menghargai proses yang dijalani anak. Jika kesulitan terus berulang, konsultasi dengan tenaga profesional dapat membantu menemukan langkah penanganan yang tepat,” katanya.

Pengenalan sejak dini membantu anak memperoleh pemeriksaan dan penanganan sesuai kebutuhannya. “Dengan dukungan keluarga, guru, dan tenaga profesional, anak memiliki kesempatan lebih baik untuk mengembangkan kemampuan belajar serta mencapai tahap pertumbuhan secara optimal,” pungkasnya.

Tags: DPD LDII KudusMuhammad AsadTumbuh kembang anak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Kasriyati on Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan
  • Sumarin on DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC
  • Kasriyati on DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC
  • DULLAH PASIR on Bolehkah Khutbah Jumat Selain Bahasa Arab?
  • Kasriyati on LDII Jabar Perkuat Kapasitas Kader untuk Dukung Indonesia Emas 2045
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

DPP LDII Fokus Perkuat SDM Pengurus Hingga Tingkat PAC

5
Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

4
Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

Dua Pesilat Muda LDII Jateng Siap Berlaga di Uzbekistan

1
LDII Jabar Perkuat Kapasitas Kader untuk Dukung Indonesia Emas 2045

LDII Jabar Perkuat Kapasitas Kader untuk Dukung Indonesia Emas 2045

1
LDII Kudus Dorong Orang Tua Kenali Gangguan Tumbuh Kembang Anak

LDII Kudus Dorong Orang Tua Kenali Gangguan Tumbuh Kembang Anak

October 22, 2026
Ponpes Millenium Alfiena Partisipasi Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional Perkuat Rasa Kebangsaan

Ponpes Millenium Alfiena Partisipasi Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional Perkuat Rasa Kebangsaan

October 22, 2026
Saatnya Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

Saatnya Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas

October 22, 2026
DPP LDII: Hari Santri 2026 Jadi Pijakan Membangun Generasi Masa Depan

DPP LDII: Hari Santri 2026 Jadi Pijakan Membangun Generasi Masa Depan

October 22, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Kudus Dorong Orang Tua Kenali Gangguan Tumbuh Kembang Anak October 22, 2026
  • Ponpes Millenium Alfiena Partisipasi Pawai Ta’aruf Hari Santri Nasional Perkuat Rasa Kebangsaan October 22, 2026
  • Saatnya Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas October 22, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Desain dan Spanduk HARI SANTRI 2026
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.