Rejang Lebong (25/10). Pondok Pesantren Al-Fathu, naungan DPD LDII Rejang Lebong menjadi tuan rumah Lomba Hari Santri 2026. Acara itu diselenggarakan Kantor Kemenag Rejang Lebong, diikuti 102 peserta, dari 10 pesantren.
“Kegiatan ini sejalan dengan tema Hari Santri 2026 “Menyambung Juang, Meraih Masa Depan”. Mengingat besarnya jumlah peserta, pelaksanaan kegiatan kami bagi menjadi tiga lokasi,” ujar Kasi Binmas Kemenag Rejang Lebong, Suharto, di Ponpes Al-Fathu, Rejang Lebong, Bengkulu, pada Rabu (21/10/2026).
Sementara itu, Ketua DPD LDII Rejang Lebong, Antoni mengatakan, acara ini menjadi momentum mempererat silaturahim, “Sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda. Semoga melahirkan generasi yang Qurani,” ujarnya.
Antoni mengungkapkan, peringatan Hari Santri dapat menjadi pengingat perjuangan santri dalam menjaga keutuhan NKRI, “Melalui perlombaan ini, peserta diajak untuk menerapkan nilai-nilai ahlakul karimah, cinta Al Quran, dan cinta tanah air,” katanya.
Lebih lanjut, Antoni berharap, sinergi antara Kemenag, pesantren, dan ormas Islam dapat terus diperkuat, “Semoga kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan. Sebagai sarana pembinaan karakter, peningkatkan skill, dan penguatan persaudaraan antarsantri,” tegasnya.
Ketua Ponpes Al-Fathu, Sugiono berpesan, para santri agar terus semangat menuntut ilmu dan memeprsiapkan generasi penerus bangsa, “Santri adalah benteng moral bangsa. Jadilah santri yang berilmu, berakhlakul karimah, dan mandiri,” tutupnya.














