Lampung Tengah (5/11). Kepala Kantor Kemenag Lampung Tengah, Maryan Hasan mengajak pengurus DPD LDII Lampung Tengah untuk memperkuat karakter luhur dan integritas. Hal itu ia ungkapkan saat membuka Musda VI LDII Lampung Tengah.
“Penguatan sumberdaya manusia tidak cukup hanya bertumpu pada kecerdasan dan keterampilan. Harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter,” ujar Maryan, di Ponpes Roudlothul Alimirrabanih, Lampung Tengah, Lampung, pada Senin (26/10/2026).
Ia menegaskan, kemampuan intelektual, harus disertai dengan tanggung jawab, nilai spiritual, dan kepedulian pada lingkungan sosial, “Untuk menyiapkan generasi tersebut, maka pemerintah, ormas keagamaan, lembaga pendidikan dan masyarakat harus berjalan beriringan,” kata Maryan.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya mengungkapkan, Musda tersebut berkomitmen memperkuat SDM berkarakter luhur, “Mendukung Lampung Tengah yang unggul, adil dan sejahtera,” katanya.
Aditya melanjutkan, forum tersebut juga sebagai momentum konsolidasi organisasi, “Sekaligus penguatan peran ormas keagamaan dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menjaga harmoni sosial,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kemenag Lampung Tengah, Khairil Anwar Pohan, mengungkapkan, pentingnya cara pandang dan sikap yang seimbang, tidak ekstrem dan menghormati perbedaan, “Moderasi beragama, bukan mengurangi keyakinan seseorang,” tuturnya.
Ia menjelaskan, moderasi beragama berarti mendorong pemahaman dan perilaku beragama yang mampu berjalan selaras dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, “Melalui empat indikator utama. Yaitu komitmen kebangsaan, tolernasi, antikekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi lokal,” tutur Khairil.
Lebih lanjut, Khairil menegaskan, pentingnya peran ormas keagamaan dalam menyampaikan dakwah yang santun, “Dan melaksanakan pembinaan umat melalui keteladanan. Kedepankan dialog dan penghormatan terhadap sesama. Sehingga tercipta kehidupan sosial yang damai dan harmonis,” tutupnya.















