Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Dua Sisi Manusia Sebagai Pemimpin

2020/08/08
in Opini
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp
oleh: Anton Kuswoyo, S.Si., M.T.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Sistem Informasi, Politeknik Negeri Tanah Laut.
Ketua DPD LDII Kabupaten Tanah Laut.

Manusia, selalu punya sisi baik dan sisi buruk. Di balik kelebihan selalu ada kekurangan, demikian juga di setiap kekurangan senantiasa terselip kelebihan. Sudah selayaknya para pemimpin negeri ini bisa menjadi pemimpin yang mampu memenuhi harapan rakyat banyak. Karena bagaimanapun juga rakyatlah yang telah memilihnya menjadi seorang pemimpin.

Kita dapat mengambil dua hikmah dari perseteruan DPRD DKI Jakarta vs Ahok. Pertama, sepandai-pandainya menyimpan kecurangan, pasti suatu saat akan ketahuan. Kebenaran tidak bisa dikalahkan oleh apa pun. Ia bisa ditekan namun suatu saat pasti kebeneran akan muncul ke permukaan. Kebiasaan penggelembungan anggaran mulai terkuak. Inilah yang selama ini sangat merugikan rakyat.

Kedua, sangat penting untuk menerapkan etika komunikasi dan kesopanan dalam segala hal. Kebenaran yang disampaikan dengan tanpa etika sopan santun, sering berakhir menjadi bumerang yang mencelakakan diri sendiri. Sebagai pemimpin tentu sudah selayaknya menggunakan etika berkomunikasi yang tepat dan santun.

Warga Jakarta pernah disuguhkan tontonan perseteruan DPRD DKI Jakarta versus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sang gubernur saat itu. Berbagai media baik cetak, elektronik maupun dunia maya ramai menayangkan berita tersebut. Perseteruan Dewan vs gubernur ini sebenarnya sudah terjadi sejak lama, namun puncaknya adalah saat DPRD DKI melayangkan hak angket terhadap Ahok.

Berdasarkan Pasal 322 ayat 3 UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD juncto Pasal 106 ayat 3 UU 23/2014 tentang Pemda, disebutkan bahwa hak angket merupakan hak DPRD untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu kebijakan pemerintah yang penting dan strategis dan berdampak luas pada kehidupan masyarakat yang diduga bertentangan dengan peraturan UU.

Penggunaan hak angket oleh DPRD ini terjadi karena menurut DPRD, Ahok dianggap melakukan pelanggaran berat, yakni menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD DKI 2015 kepada Menteri Dalam Negeri tanpa persetujuan DPRD. Dengan adanya hak angket, maka Ahok rawan menjadi tersangka jika bukti-buktinya ditemukan. Jika sudah menjadi tersangka, maka kemungkinan terburuknya adalah pemakzulan terhadap Ahok sebagai gubernur DKI.

Namun lain halnya dengan pengakuan Ahok, bahwa RAPBD DKI 2015 yang ia serahkan kepada Menteri Dalam Negeri adalah sudah melalui persetujuan DPRD berdasarkan hasil rapat. Adapun jika DPRD mengaku punya RAPBD sendiri, itu hasil rekayasa DPRD yang di dalamnya terdapat anggaran ‘siluman’ yang semestinya tidak layak untuk dianggarkan dalam RAPBD 2015. Tidak tanggung-tanggung, dana siluman RAPBD versi DPRD sebesar Rp 12,1 triliun.

Dari permasalahan tersebut, maka titik simpulnya adalah tidak adanya kesepahaman antara DPRD sebagai legislatif dan Ahok sebagai eksekutif dalam hal penyusunan RAPBD. Ada selisih dana Rp 12,1 triliun. Ahok yang dikenal jujur dan bersih, tidak menghendaki dana siluman Rp 12,1 triliun tersebut masuk dalam RAPBD. Di sinilah diduga adanya indikasi permainan anggaran oleh DPRD DKI.

Misalnya saja, kasus pengadaan uninterruptible power supply (UPS) atau alat penyimpan daya listrik 2014 lalu, dinilai terjadi penggelembungan pada APBD 2014. Dalam APBD disebutkan harga UPS sebesar Rp 5,8 miliar per unit, padahal menurut informasi harga UPS tersebut hanya Rp 100 juta. Betapa besar penggelembungan dana tersebut. Konon penggadaan UPS tersebut juga masuk RAPBD 2015 yang besarnya mencapai Rp 12,1 triliun. Inilah sesungguhnya yang tidak dikehendaki Ahok. Akhirnya Ahok pun mengajukan sendiri RAPBD ke Menteri Dalam Negeri yang tidak mencantumkan dana Rp 12,1 triliun tersebut.

Berbeda dengan pengakuan DPRD, menurutnya Ahok sangat arogan dalam berkomunikasi dan bertindak. Termasuk dengan caranya mengajukan sendiri RAPBD tanpa sepengetahuan DPRD. Tindakan Ahok tersebut jelas mengusik keberadaan dana siluman yang sudah dirancang oleh DPRD. Belum lagi cara komunikasi Ahok yang dinilai ceplas ceplos dan kasar. Mungkin bagi sebagian orang sangat menyakitkan hati.

Sosok Ahok yang berani, jujur dan bersih patut diapresiasi. Di zaman sekarang ini, sangat susah menemukan pejabat negara yang jujur dan bersih. Tanpa basa-basi dalam bekerja. Baginya jabatan adalah amanah rakyat yang harus dilaksanakan demi kepentingan rakyat. Yang ada dalam pikirannya adalah bekerja untuk rakyat secara bersih dan profesional. Keberanian Ahok membongkar dana siluman RAPBD juga patut diacungi jempol. Mungkin hanya sedikit eksekutif yang berani memberontak melawan legislatif demi menegakkan kebenaran. Konon Ahok juga pernah akan disuap agar mau menyetujui dana Rp 12,1 triliun masuk RAPBD. Namun, dengan tegas Ahok menolak kongkalikong dengan DPRD.

Dalam banyak kasus kepala daerah yang terkena kasus korupsi hingga masuk bui, mengindikasikan bahwa budaya korupsi di kalangan pejabat masih sangat tinggi. Kadang pejabat yang awalnya bersih pun akhirnya terseret dalam lembah korupsi karena ia masuk ke sistem yang sudah puluhan tahun membudayakan korupsi berjamaah. Berbeda dengan Ahok, justru ia berusaha membubarkan budaya korupsi yang sudah mengakar puluhan tahun di DKI Jakarta. Ia adalah sosok yang tidak mudah terpengaruh dengan lingkungan. Ia justru berusaha mengubah lingkungan menjadi bersih dari korupsi.

Namun kejujuran dan ketegasan Ahok cukup disayangkan, karena tidak diiringi dengan sikap yang santun. Gaya bicara ceplas ceplos dan tindakan kasar bisa jadi menjadikan ia tidak disukai oleh orang-orang yang berinteraksi secara langsung dengannya. Dilihat dari sepak terjangnya selama ini, Ahok adalah sosok yang mengutamakan kerja, namun mengabaikan sikap. Ibaratnya seperti mesin yang hanya bekerja tanpa mengenal perasaan. Padahal, kita tahu bahwa bangsa Indonesia dikenal sejak dulu sebagai bangsa yang menjunjung tinggi etika dan sopan santun.

Sebagai bangsa timur, semestinya para pemimpin juga menjunjung tinggi etika sopan santun tersebut. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa kesopanan tanpa diiringi kejujuran adalah bagai serigala berbulu domba yang justru berbahaya. Sekali lagi, kita sebagai bangsa timur sudah sepatutnya menerapkan etika sopan santun lebih-lebih dalam memimpin. Semoga kita mempunyai pemimpin dan pejabat yang benar, profesional dan santun. (*)

*Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Hikmah Perseteruan DPRD DKI vs Ahok, pada Jumat, 6 Maret 2015.

Tags: baikburuketikahikmahkarakterkebenaranldiimanusiapemimpinrakyatsosial

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • JADIH ANNUR DLG on LDII Hulu Sungai Tengah Gaet Siswa Sekolah Dasar Kerja Bakti Nasional
  • Dani Jumeri on Sambut HUT ke-81 RI, LDII Pedan Libatkan Pemuda Bersihkan Lingkungan Masjid
  • Dani Jumeri on Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
  • JADIH ANNUR DLG on Gerakan Jumat Bersih Bebas Sampah, DLH Gunungkidul Kolaborasi dengan Ormas
  • Arafat Almasyi on Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

August 14, 2026
Jalan Terjal Warga Kawadang Menjemput Ilmu

Jalan Terjal Warga Kawadang Menjemput Ilmu

August 10, 2026
Wakapolsek Kibarkan Bendera Start Jalan Sehat LDII Tingkir Sambut HUT ke-81 RI

Wakapolsek Kibarkan Bendera Start Jalan Sehat LDII Tingkir Sambut HUT ke-81 RI

August 10, 2026
LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

LDII Gunungkidul Kerahkan 400 Warga Bersihkan Sungai, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

August 14, 2026
Mengakui Pulang

Mengakui Pulang

3
Jalan Terjal Warga Kawadang Menjemput Ilmu

Jalan Terjal Warga Kawadang Menjemput Ilmu

3
Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, LDII Pemalang Salurkan 110 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

2
Wakapolsek Kibarkan Bendera Start Jalan Sehat LDII Tingkir Sambut HUT ke-81 RI

Wakapolsek Kibarkan Bendera Start Jalan Sehat LDII Tingkir Sambut HUT ke-81 RI

2
LDII dan Kelurahan Tanjung Raja Barat Helat Kerja Bakti Lingkungan

LDII dan Kelurahan Tanjung Raja Barat Helat Kerja Bakti Lingkungan

August 16, 2026
LDII Sambut HUT RI dengan Kerja Bakti Nasional, untuk Perkuat Gotong-Royong dan Nasionalisme

LDII Sambut HUT RI dengan Kerja Bakti Nasional, untuk Perkuat Gotong-Royong dan Nasionalisme

August 16, 2026
Ponpes Al Mansyurin dan P3M Bahrul Ulum Hadiri Pembahasan Raperda Pesantren DPRD Way Kanan

Ponpes Al Mansyurin dan P3M Bahrul Ulum Hadiri Pembahasan Raperda Pesantren DPRD Way Kanan

August 15, 2026
Konsolidasi Pengurus LDII Paser Targetkan Keselarasan Kinerja dan Penguatan Kaderisasi

Konsolidasi Pengurus LDII Paser Targetkan Keselarasan Kinerja dan Penguatan Kaderisasi

August 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII dan Kelurahan Tanjung Raja Barat Helat Kerja Bakti Lingkungan August 16, 2026
  • LDII Sambut HUT RI dengan Kerja Bakti Nasional, untuk Perkuat Gotong-Royong dan Nasionalisme August 16, 2026
  • Ponpes Al Mansyurin dan P3M Bahrul Ulum Hadiri Pembahasan Raperda Pesantren DPRD Way Kanan August 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.