Prabumulih (5/7). DPD LDII Kota Prabumulih dan Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), menghelat “Festival Anak Saleh (FAS) Tahun 2026” bekerja sama dengan PPG Insan Unggul Kota Prabumulih. Acara yang bertujuan mengevaluasi pembinaan generasi muda itu diadakan di Ponpes Sabilul Muttaqih, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, pada Minggu (28/6).
“Diikuti 628 peserta usia PAUD dan SD dari seluruh TPQ naungan LDII se-Kota Prabumulih dan Kabupaten Pali. Selain sebagai evaluasi, acara ini juga menjadi media silaturahim antarpeserta,” ujar Ketua Panitia FAS, Pele Pardiansyah.
Pele menjelaskan, pihaknya melakukan pengecekan sejauh mana target pembelajaran telah dicapai oleh masing-masing peserta didik. “Sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan sebelumnya, sebagai acuan pembelajaran,” tuturnya.
Ia mengungkapkan, evaluasi dilaksanakan dalam bentuk perlombaan. “Meliputan azan, mewarnai, rangking 1, nasihat, dan lomba cerdas cermat. Diharapkan, mereka dapat menunjukkan kemampuan dan bakat yang dimiliki,” kata Pele.

Sementara itu, Pembina PPG Insan Unggul Kota Prabumulih, Ijar Zamri mengatakan, FAS merupakan ruang pembiasaan karakter generasi muda. “Kami targetkan peserta mampu mengimplementasikan adab, kemandirian, dan disipkan, sebagai pondasi kehidupan di masa depan,” katanya.
Lebih lanjut, Ijar mengungkapkan, pihaknya mendorong generasi muda LDII Prabumulih dan Palli memiliki 29 karakter luhur. “Karakter seperti rukun, kompak, kerja sama yang baik, jujur, amanah dan mujhid-muzhid perlu ditanamkan sejak dini. Juga karakter luhur lainnya,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPD LDII Kota Prabumulih, Suhermanto Musi, pembinaan generasi muda harus dimulai sejak dini. “Menanamkan karakter pada usia dini, akan melekat sampai mereka dewasa,” tutupnya. (Hadi)












