Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Hadiri Rakernas LDII, Kyai Said Aqil: Agama dan Nasionalis Tidak Bisa Dipisahkan

2023/11/09
in Nasional
2
Kyai Said Aqil Siradj Rakernas LDII 2023 LDII Expo Rakernas LDII Profesional Religius Islam Moderat

Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), KH. Said Aqil Siradj berbicara tentang konsep Islam moderat yang telah diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut ia sampaikan saat membekali peserta Rakernas LDII.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (9/11). Ketua Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), KH. Said Aqil Siradj berbicara tentang konsep Islam moderat yang telah diteladankan oleh Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut ia sampaikan saat membekali peserta Rakernas LDII, pada Kamis (9/11) di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta.

Dalam konteks ajaran dan nilai Islam, wacana moderasi beragama menurut KH. Said pada dasarnya bukan berupa spirit yang tumbuh dan hadir belakangan ini. Konsep Islam moderat menurutnya telah diterapkan oleh umat muslim sejak 15 abad yang lalu saat Nabi Muhammad menyampaikan ajaran Islam pada Kaum Madinah.

“Saat Nabi Muahammad hijrah ke Madinah, antara muslim pendatang, muslim pribumi, dan non-muslim asalkan satu cita-cita, satu tujuan, maka sesungguhnya bagi Nabi Muhammad semuanya adalah satu umat,” ucapnya.

Ia melanjutkan, Nabi Muhammad SAW telah memberi teladan perilaku dan inspirasi yang demikian nyata dalam mengelola heterogenitas dengan prinsip penghargaan terhadap hak asasi dan sikap saling memuliakan.

“Nabi Muhammad sudah mencoba dan berhasil mewujudkan sebuah komunitas umat yang tidak berlandaskan agama, tidak berdaskan kesatuan. Tapi berlandaskan kesamaan visi-misi, kesamanaan cita-cita. Dan ini yang disebut dengan moderat,” paparnya.

KH. Said memandang bangsa Indonesia memiliki kesamaan dengan kaum Madinah setelah hijrahnya Nabi Muhammad, karena bangsa Indonesia terdiri dari berbagai perbedaan identitas sosial, suku, ras dan agama. Melihat keheterogenan bangsa Indonesia tersebut, KH. Said mengungkapkan bangsa Indonesia perlu meneladani konsep Islam moderat yang diajarkan Nabi Muhammad.

“Tidak boleh ada permusuhan karena beda agama, tidak boleh ada permusuhan karena perbedaan madzhab, tidak boleh ada perusuhan karena beda ormas, apalagi beda pemilihan presiden. Yang boleh kita anggap musuh adalah orang yang melanggar hukum,” jelasnya.

Ia melanjutkan, agama dan nasionalisme tidak dapat dipisahkan karena merupakan dua faktor kunci yang menjaga eksistensi sekaligus memelihara kesinambungan peradaban bangsa. “Jika anda nasional, harus beragama. Sebaliknya ada beragama, maka harus nasionalis. Ini menjadi satu antara semangat agama dan semangat nasionalis,” ungkapnya.

Untuk itu, dalam Rakernas LDII tersebut, KH. Said mendorong LDII untuk terus mengembangkan konsep moderat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara. “Mudah-mudahan kita yang moderat ini, NU, Muhammadiyah, dan LDII terus menjadi pilar bangsa Indonesia,” tutupnya.

Tags: bonus demografildiiLDII untuk BangsaLembaga Dakwah Islam IndonesiaPresiden Jokowiprofesional religiusRakernas LDII 2023RoadtoRakernasLDII2023

Comments 2

  1. Angka DH says:
    2 years ago

    Semoga Alloh paring semua upaya dan niat baik para pemimpi dan pemimpin Indonesia, berhasil sukses aman selamat lancar manfaat dan barokah.

    Reply
  2. Pri Adhi joko Purnomo says:
    2 years ago

    Sesungguhnya ada di dalam diri rosulullah contoh yang baik

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas
  • Masginowe on Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita
  • Sudin on Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene
  • Sudin on Ikhlas Hina
  • Abdillah Mubarok on Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Masjid Rumah

Masjid Rumah

February 16, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

12
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

3
LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

LDII Agam Perkuat Ekonomi Syariah Bersinergi dengan BSI

3
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

4
LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan

LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan

February 17, 2026
Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara

February 17, 2026
Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas

Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas

February 17, 2026
Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

Rapimnas 2026, DPP LDII Siapkan Munas dan Selaraskan Proker dengan Asta Cita

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Siap Kolaborasi dengan TVRI Papua Barat Hadirkan Tausiah Ramadan February 17, 2026
  • Sampah Tak Seharusnya Jadi Jejak Acara February 17, 2026
  • Rapimnas LDII Konsolidasikan Program Kerja dan Siapkan Materi Munas February 17, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.