Sumedang (5/5). DPW LDII Jawa Barat kembali menggelar Akademi Entrepreneur Batch 2 untuk mendorong lahirnya pengusaha baru dari kalangan mubaligh. Kegiatan ini berlangsung di Graha Aulia, Jatinangor, Sumedang, Minggu (3/5/2026), yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Ketua DPW LDII Jawa Barat Dicky Harun dalam sambutannya menekankan pentingnya perubahan pola pikir dalam membangun kemandirian finansial. Menurutnya, kekayaan tidak hanya dimaknai sebagai capaian materi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat kontribusi sosial dan dakwah, “Jadilah pribadi yang mandiri secara finansial, sehingga bisa lebih leluasa membantu sesama dan berkontribusi untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga membagikan pengalamannya saat memutuskan beralih dari aparatur sipil negara menjadi pengusaha. Menurutnya, keberanian mengambil risiko dan kesiapan menghadapi kegagalan menjadi kunci dalam membangun usaha, “Dalam berwirausaha, proses jatuh bangun itu hal yang biasa. Yang penting terus belajar dan tidak berhenti mencoba,” katanya.
Sementara itu, Ketua Biro Ekonomi dan Pemberdayaan Manusia (EPM) DPW LDII Jawa Barat Tulus Pribadi menyampaikan, antusiasme peserta pada Batch 2 ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap dunia kewirausahaan.
Ia menjelaskan, peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari yang telah memiliki usaha hingga yang baru ingin memulai.
“Pada angkatan pertama Januari lalu tercatat 119 peserta. Di Batch 2 ini, minatnya semakin tinggi. Banyak yang datang dari berbagai daerah untuk belajar dan mengembangkan usaha,” jelasnya.
Melalui program ini, peserta mendapatkan pendampingan teknis dan bimbingan dari mentor berpengalaman. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter wirausaha yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPW LDII Jawa Barat dan dihadiri Dewan Penasehat serta jajaran pengurus pleno. Akademi Entrepreneur menjadi bagian dari upaya LDII dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha yang mampu memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.












